Prabowo Jadikan Swasembada Pangan Fondasi Utama Ekonomi Nasional

persen

ketahanan-pangan,-kunci-prabowo-amankan-ekonomi-indonesia
Ketahanan Pangan, Kunci Prabowo Amankan Ekonomi Indonesia

Jakarta – Sektor pertanian kini menjadi tulang punggung ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Keberhasilan Indonesia dalam menekan angka impor serta lonjakan nilai ekspor sektor pertanian sepanjang 2025 menjadi bukti nyata bahwa ketahanan pangan domestik telah menjadi bantalan ekonomi yang tangguh.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor sektor pertanian pada periode Januari-Desember 2025 menembus angka Rp756,59 triliun. Capaian ini meningkat signifikan sebesar Rp166 triliun dibandingkan periode sebelumnya, sementara impor di sektor yang sama justru berhasil ditekan hingga Rp41 triliun.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penguatan sektor pangan bukan sekadar pemenuhan kebutuhan domestik, melainkan strategi utama untuk mengamankan posisi Indonesia sebagai kekuatan ekonomi dunia. Menurutnya, kemandirian pangan adalah kunci menghadapi krisis global yang kerap memicu lonjakan harga akibat terhentinya ekspor dari negara lain.

“Program utama saya adalah mengamankan pangan Indonesia. Kita harus swasembada pangan,” tegas Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027.

Langkah konkret pemerintah terlihat dari peningkatan cadangan beras nasional yang melonjak dari 3,25 juta ton pada Desember 2025 menjadi 5,3 juta ton per 10 Mei 2026. Selain itu, surplus produksi pupuk dalam negeri kini memungkinkan Indonesia membantu kebutuhan negara lain. “Kita diminta bantuan pupuk oleh negara-negara lain karena produksi pupuk kita lebih,” ungkapnya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan jajarannya terus bergerak cepat untuk menjaga momentum ini. Fokus utama kementerian saat ini meliputi percepatan masa tanam, perbaikan irigasi, hingga hilirisasi produk pertanian agar nilai tambah dapat dirasakan langsung oleh petani.

“Arahan Bapak Presiden sangat jelas, pangan harus aman dan Indonesia harus semakin mandiri. Ini hasil kerja bersama. Stok meningkat, produksi meningkat, dan petani semakin bergairah karena pemerintah hadir mengawal dari produksi hingga penyerapan,” ujar Amran.

Penguatan sektor ini diproyeksikan menjadi fondasi penting bagi Indonesia untuk mewujudkan visi sebagai salah satu dari lima ekonomi terbesar dunia pada 2045 mendatang.

Rekomendasi