Prabowo Panggil Menteri Ekonomi Saat Rupiah Tertekan

persen

rupiah-babak-belur,-prabowo-panggil-purbaya-hingga-bos-bi-ke-istana
Rupiah Babak Belur, Prabowo Panggil Purbaya hingga Bos BI ke Istana

Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan kepala lembaga yang membidangi urusan ekonomi ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (18/5), di tengah tekanan nilai tukar rupiah yang kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat.

Sejumlah pejabat yang hadir antara lain Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Investasi Rosan Roeslani, hingga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Saat ditanya agenda pembahasan dalam pertemuan itu, Purbaya memilih irit bicara. Ia meminta wartawan menunggu hasil rapat terbatas tersebut.

Bahlil mengatakan rapat itu akan membahas sektor energi dan pengelolaan sumber daya alam. Ia juga menyebut salah satu topik yang masuk dalam pembahasan adalah proyek PLTS 100 gigawatt.

“Salah satu di antaranya juga ada terkait dengan PLTS 100 gigawatt,” kata Bahlil.

Pertemuan itu berlangsung ketika rupiah berada dalam tren pelemahan dalam beberapa waktu terakhir. Pada Senin siang, kurs rupiah nyaris menyentuh Rp17.700 per dolar AS dan menjadi level terlemah sepanjang sejarah mata uang Garuda.

Berdasarkan pantauan di situs Bloomberg, rupiah berada di level Rp17.676 per dolar AS pada pukul 12.00 WIB, melemah 80 poin atau 0,45 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Pada penutupan perdagangan sore, rupiah berada di level Rp17.668 per dolar AS, melemah 71 poin atau 0,40 persen dari perdagangan sebelumnya.

Rekomendasi