Suksesi Gubernur Bank Indonesia (BI) menjadi salah satu sentimen penggerak rupiah. Asal tahu saja, suksesi gubernur BI menjadi sorotan setelah adanya pencalonan Destry Damayanti sebagai pengganti Perry Warjiyo. Kemarin, Senin (10/8/2026), rupiah ditutup menguat 0,8% ke Rp 17.755 per dolar Amerika Serikat (AS). Sayangnya, nilai tukar rupiah di pasar spot terus tertekan hingga perdagangan tengah hari ini. Baca Juga: Rupiah...

Rupiah tertekan di Rp 17.861, ini ramalan kurs jelang suksesi gubernur BI
Jakarta – Peserta program Magang Nasional Angkatan 2 Batch II tahun 2026 dipastikan bakal menerima upah bulanan setara standar upah ...

Kemnaker Buka Pendaftaran Magang Nasional dengan Kuota 50 Ribu
Usulan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI sempat memicu penguatan rupiah, namun kini pasar kembali menekan mata uang Garuda. Pergerakan nilai tukar ke depan diprediksi akan lebih bergantung pada data ekonomi domestik dan ketidakpastian geopolitik global.

Suksesi Gubernur BI Jadi Sorotan, Simak Efeknya ke Rupiah
IHSG melemah 0,87% ke level 6.309 pada perdagangan sesi pertama hari ini, Selasa (11/8/2026), di tengah tekanan jual yang melanda mayoritas sektor. Saham DEWA hingga BUMI memimpin daftar top losers di tengah dominasi sentimen negatif pasar.

















