IHSG Menguat Tipis di Tengah Peringatan S&P DJI Sepekan Ini

IHSG Menguat Tipis di Tengah Peringatan S&P DJI Sepekan Ini

Jul. 12, 2026

IHSG mencatatkan penguatan tipis sebesar 0,14 persen di tengah sentimen kebijakan MSCI dan peringatan dari S&P DJI terkait status pasar modal Indonesia. Meski dibayangi net sell asing, kinerja pasar tetap tertopang oleh fundamental ekonomi domestik yang stabil.

Menilik Prospek dan Rekomendasi Saham Bangun Kosambi Sukses Tahun 2026

Menilik Prospek dan Rekomendasi Saham Bangun Kosambi Sukses Tahun 2026

Jul. 12, 2026

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) menunjukkan kinerja prospektif sepanjang 2026 berkat langkah strategis penyuntikan modal pada anak usahanya. Aksi korporasi ini mencerminkan optimisme manajemen terhadap keberlanjutan proyek, sehingga analis merekomendasikan strategi trading buy untuk saham CBDK.

DSSA Akuisisi BMT Senilai Rp4 Triliun Demi Perkuat Dividen EXCL

DSSA Akuisisi BMT Senilai Rp4 Triliun Demi Perkuat Dividen EXCL

Jul. 11, 2026

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) resmi mengakuisisi PT Bali Media Telekomunikasi senilai Rp4 triliun. Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat portofolio investasi dan membidik potensi dividen jangka panjang dari entitas hasil merger XL Axiata dan Smartfren, yaitu XLSMART.

Asing Lepas BBCA dan BBRI, Simak Daftar Saham Net Sell Terbesar

Asing Lepas BBCA dan BBRI, Simak Daftar Saham Net Sell Terbesar

Jul. 11, 2026

IHSG kembali mencatatkan reli selama dua hari berturut-turut, namun penguatan ini dibayangi oleh aksi jual masif dari investor asing. BBCA dan BBRI menjadi saham dengan nilai net sell terbesar di tengah tekanan jual asing yang mencapai Rp421,51 miliar pada perdagangan akhir pekan.

IHSG Menguat 0,20 Persen, Simak Evaluasi Pergerakan Pasar Sepekan

IHSG Menguat 0,20 Persen, Simak Evaluasi Pergerakan Pasar Sepekan

Jul. 10, 2026

IHSG ditutup menguat 0,20 persen ke level 5.924,36 pada perdagangan akhir pekan didorong aksi technical rebound dan sentimen domestik. Meski dibayangi tekanan nilai tukar Rupiah dan konflik global, analis memproyeksikan pasar masih memiliki peluang penguatan terbatas dalam fase konsolidasi.