Status Indonesia dalam daftar pantauan S&P Dow Jones Indices membuat investor asing bersikap hati-hati, memicu tekanan jual pada saham perbankan berkapitalisasi besar. Untuk menjaga stabilitas harga, emiten perbankan kini mengandalkan penguatan fundamental dan program pembelian kembali saham.

Saham Bank Besar Tertekan Akibat Kehati-hatian Investor Asing
Saham bank berkapitalisasi besar mengalami tekanan jual menyusul masuknya Indonesia ke dalam daftar pantau S&P Dow Jones Indices. Aksi buyback dinilai belum cukup kuat menahan penurunan harga, sehingga fundamental perusahaan tetap menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan investor.

Strategi Buyback Belum Mampu Dongkrak Saham Bank di Tengah Sentimen S&P
Jakarta – Pemerintah tetap mempertahankan skema penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di perbankan dengan tenor jangka pendek atau on ...

OJK Dukung Perpanjangan Tenor SAL untuk Akselerasi Ekspansi Kredit
Sebanyak sembilan emiten di Bursa Efek Indonesia dijadwalkan mencairkan dividen tunai hari ini, Kamis (9/7/2026). PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menjadi pembagi dividen terbesar dengan nilai mencapai Rp1,06 triliun.

















