Harga emas, perak, platinum, dan paladium kompak melemah dalam sepekan akibat penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi. Sentimen ini dipicu oleh perubahan ekspektasi kebijakan The Fed serta aksi ambil untung investor setelah reli harga sebelumnya.

Harga Empat Logam Mulia Kompak Turun Sepekan, Ini Pemicunya
Nilai tukar rupiah diprediksi kembali tertekan akibat lonjakan harga minyak dunia yang menembus US$100 per barel serta eskalasi konflik di Timur Tengah. Kondisi ini memperberat beban fiskal Indonesia dan memicu penguatan indeks dolar AS yang menekan mata uang Garuda di awal pekan.

Harga Minyak Tembus US$100, Rupiah Tertekan di Awal Pekan
Nilai tukar rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif di rentang Rp17.580 hingga Rp17.680 per dolar AS. Investor cenderung mengambil posisi wait and see menanti keputusan suku bunga dalam rapat FOMC pada 16-17 September mendatang di tengah tekanan eksternal dan geopolitik global.

Menanti Keputusan FOMC, Rupiah Diproyeksi Bergerak di Rp17.580–Rp17.680
PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) berhasil menghimpun dana sebesar Rp 1,75 triliun dari target Rp 2 triliun melalui penerbitan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I. Meski tidak mencapai target maksimal akibat dinamika ekonomi global, perusahaan tetap berkomitmen menjaga kesehatan arus kas dan efisiensi.

















