Jakarta Digitalisasi Pasar, Ekonomi Terus Bertumbuh
Jan. 20, 2026
Jan. 20, 2026
Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus menggencarkan digitalisasi 153 pasar tradisional. Upaya ini melibatkan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai
Bursa Efek Indonesia resmi mengaktifkan kembali fasilitas short selling secara bertahap mulai Oktober 2026. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan likuiditas dan memberikan variasi instrumen perdagangan bagi investor di pasar modal dengan sistem mitigasi risiko yang telah dimatangkan.

Harga saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) terkoreksi 5,78 persen dalam sepekan terakhir. Meski sedang melemah, para analis menilai penurunan ini sebagai peluang untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target harga yang optimistis di tengah solidnya kinerja fundamental perusahaan.

Bursa Efek Indonesia resmi memberlakukan kembali transaksi short selling secara bertahap mulai 15 September 2026. Kebijakan ini diterapkan dengan mengutamakan kesiapan infrastruktur, mitigasi risiko, serta pengawasan ketat demi menjaga stabilitas pasar modal.

Perdagangan indeks LQ45 diwarnai dinamika kontras antara penguatan sektor perbankan dan tekanan pada emiten pertambangan. Simak analisis valuasi PER dan PBV terkini, termasuk sorotan terhadap pergerakan saham MDKA dan AMMN di tengah pasar yang volatil.

