Indeks Bisnis-27 Melemah, Saham BUMI, TAPG, dan DEWA Tertekan
Mei. 25, 2026
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah ke level 438,43 dengan saham BUMI, TAPG, dan DEWA memimpin penurunan.
Mei. 25, 2026
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah ke level 438,43 dengan saham BUMI, TAPG, dan DEWA memimpin penurunan.
Apr. 29, 2026
Indeks Bisnis-27 naik 0,53% pada 29 April 2026, didorong saham INCO, ASII, dan BUMI. Kenaikan ini terjadi di tengah sentimen geopolitik dan kebijakan fiskal pemerintah.
Apr. 28, 2026
Indeks Bisnis-27 turun 0,38% ke 469,16 pada 28 April 2026, dipicu pelemahan saham JPFA, AMRT, dan DSNG. IHSG juga melemah 0,48% ke 7.072,39.
Des. 27, 2025
Chengdong Investment Corp menjual 3,71 miliar saham BUMI pada Desember 2025, menurunkan kepemilikan dari 6,99% menjadi 5,99%.
Nov. 15, 2025
UBS AG menjual 225 juta saham BUMI, menyisakan 23,99 miliar saham (6,46%). BUMI merencanakan obligasi Rp780 miliar dengan bunga 9% untuk akuisisi dan pengembangan.
Okt. 10, 2025
Chengdong Investment Corporation menjual saham BUMI dalam dua sesi beruntun, menurunkan kepemilikan menjadi 9,03% di tengah koreksi harga saham.
Sep. 5, 2025
IHSG naik 0,47% ke 7.867,35 dengan kapitalisasi pasar Rp14.211 triliun. BBCA dominasi transaksi, sementara BREN pimpin market cap Rp1.154 triliun.