IHSG Menguat 1,43% Didorong Lonjakan Saham BREN, CUAN, dan RAJA
Mei. 29, 2026
Sejumlah saham konglomerat Indonesia seperti BREN, RAJA, dan EMAS memimpin penguatan IHSG sesi I dengan kenaikan signifikan.
Mei. 29, 2026
Sejumlah saham konglomerat Indonesia seperti BREN, RAJA, dan EMAS memimpin penguatan IHSG sesi I dengan kenaikan signifikan.
Mei. 28, 2026
Sejumlah saham konglomerat Indonesia berisiko ARB setelah rebalancing MSCI pada 29 Mei 2026. Nasibnya bergantung pada daya serap pasar terhadap saham yang dilepas.
Des. 28, 2025
Saham konglomerat naik di 2025, namun di 2026 investor harus selektif dan fokus pada fundamental. Rebalancing disarankan jika valuasi saham terlalu tinggi.
Okt. 18, 2025
IHSG turun 2,57% ke 7.915,66 akibat saham konglomerat jatuh. Penurunan dipicu krisis kredit AS dan ketegangan geopolitik. Danantara siapkan dana Rp16 triliun untuk stabilisasi.
Okt. 4, 2025
Saham BREN dan BRPT milik Prajogo Pangestu menjadi penopang utama IHSG di tengah penguatan ke level 8.118,30.