Mengenal Saham Beredar dan Hal Penting yang Perlu Diketahui

Mengenal Saham Beredar dan Hal Penting yang Perlu Diketahui

Agu. 9, 2026

Memahami saham beredar sangat krusial bagi investor untuk menganalisis kesehatan keuangan dan kinerja perusahaan. Dengan memantau jumlah saham ini, Anda dapat menghitung metrik penting seperti kapitalisasi pasar dan laba per saham guna mengambil keputusan investasi yang lebih strategis.

MLPT Bakal Stock Split 1:25 Pekan Depan, Simak Prospek Sahamnya

MLPT Bakal Stock Split 1:25 Pekan Depan, Simak Prospek Sahamnya

Jul. 17, 2026

PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) akan melaksanakan stock split dengan rasio 1:25 pada 21 Juli 2026 untuk meningkatkan likuiditas dan keterjangkauan harga saham bagi investor ritel. Aksi korporasi ini dilakukan di tengah reli harga saham MLPT yang melonjak signifikan dalam sepekan terakhir.

Jelang Stock Split, Hari Ini Perdagangan Terakhir Saham RMKE

Jelang Stock Split, Hari Ini Perdagangan Terakhir Saham RMKE

Jul. 16, 2026

Hari ini, Kamis 16 Juli 2026, menjadi kesempatan terakhir bagi investor untuk bertransaksi saham PT RMK Energy Tbk (RMKE) dengan nilai nominal lama sebelum diberlakukannya stock split dengan rasio 1:5. Aksi korporasi ini dilakukan untuk meningkatkan likuiditas dan keterjangkauan harga saham.

RAJA dan RMKE Kompak Stock Split 1:5, Simak Prospek Sahamnya

RAJA dan RMKE Kompak Stock Split 1:5, Simak Prospek Sahamnya

Jul. 15, 2026

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) dan PT RMK Energy Tbk (RMKE) resmi melakukan stock split dengan rasio 1:5 untuk meningkatkan likuiditas dan aksesibilitas bagi investor ritel. Meski harga saham menjadi lebih terjangkau, investor tetap disarankan mencermati fundamental perusahaan untuk prospek jangka p...

RMK Energy Segera Realisasikan Pemecahan Nilai Saham Perseroan

RMK Energy Segera Realisasikan Pemecahan Nilai Saham Perseroan

Jul. 13, 2026

PT RMK Energy Tbk (RMKE) resmi melakukan pemecahan nilai saham (stock split) dengan rasio 1:5 untuk meningkatkan likuiditas perdagangan. Langkah strategis ini mengubah nilai nominal saham dari Rp100 menjadi Rp20 per lembar guna menjangkau lebih banyak investor ritel di Bursa Efek Indonesia.