Bursa Efek Indonesia tengah melakukan reformasi pasar modal untuk meningkatkan transparansi dan integritas sebagai respons atas dikeluarkannya sejumlah saham emiten dari indeks global MSCI dan FTSE. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat daya saing emiten Indonesia di mata investor internasional.

Saham RI Didepak MSCI-FTSE, BEI Tegaskan Komitmen Sesuai Aturan Pasar
Bursa Efek Indonesia menetapkan 37 saham baru ke dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC) dengan metodologi baru berbasis price-impact ratio. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan transparansi pasar dan memastikan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi tidak masuk dalam indeks utama.

Daftar Saham HSC Membengkak, Begini Dampaknya ke Pasar Modal
Jakarta – Pemerintah resmi membebaskan biaya pengurusan sertifikat tanah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui program Sertifikasi Sektor Perumahan. Kebijakan ...

Pemerintah Gratiskan Biaya Sertifikasi Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Ratusan titik panas terdeteksi di area proyek pangan dan konsesi lahan di Papua Selatan, memicu kekhawatiran serius akan tekanan ekologis yang masif. Walhi menilai alih fungsi lahan besar-besaran untuk Proyek Strategis Nasional telah membuat lanskap kawasan tersebut semakin rentan terhadap kebaka...




















