Wali Kota Padang Panjang Percepat Pembangunan Hunian Korban Galodo

persen

wali-kota-padang-panjang-tinjau-pembangunan-huntap-korban-galodo
Wali Kota Padang Panjang Tinjau Pembangunan Huntap Korban Galodo

Padang Panjang – Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana galodo di Kelurahan Silaing Bawah kini memasuki tahap akhir dengan progres mencapai 90 persen. Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, meninjau langsung kesiapan rumah tipe 36 yang diperuntukkan bagi keluarga Putri Ayu dan Andre Septia tersebut.

Saat ini, struktur utama bangunan telah berdiri kokoh. Para pekerja di lapangan tengah fokus menyelesaikan pemasangan keramik dan plafon agar hunian tersebut segera layak ditempati oleh keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 lalu.

Putri Ayu, selaku penerima manfaat, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pendampingan berkelanjutan dari pemerintah. Sebelum pembangunan huntap ini, keluarganya sempat menempati rumah kontrakan dengan dukungan biaya sewa dari Pemerintah Kota Padang Panjang.

“Terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan BNPB yang terus membantu kami sejak awal hingga saat ini. Semoga rumah ini segera selesai dan bisa kami tempati bersama anak-anak,” ujar Putri di lokasi peninjauan.

Proyek ini merupakan bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang didanai oleh BNPB sebesar Rp60 juta, yang kemudian disempurnakan oleh Pemerintah Kota Padang Panjang untuk memastikan kualitas hunian yang nyaman.

Dalam kesempatan tersebut, Hendri Arnis berdialog dengan keluarga penerima manfaat sekaligus berpesan agar rumah tersebut dirawat dengan baik. Ia berharap hunian baru ini dapat memberikan ketenangan bagi penghuninya.

“Rumah ini harus disyukuri dan dirawat. Semoga menjadi tempat yang membawa ketenangan, kenyamanan, dan kebahagiaan bagi keluarga,” tutur Hendri.

Peninjauan ini turut dihadiri oleh Plt Kepala BPBD Kesbangpol, Dian Eka Purnama, beserta jajaran pejabat terkait. Langkah ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memulihkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana.

Rekomendasi