Jakarta Selatan – Sebanyak 100 santri dari Pondok Pesantren Darul Kirom mendapatkan kesempatan belajar dunia pertambangan secara langsung melalui wahana edukatif di ajang Junior Miners Fun Fest (JMFF) 2026 yang berlokasi di Avenue of The Stars, Lippo Mall Kemang Village, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum bagi MIND ID untuk memperkuat komitmen perusahaan dalam mendukung pemerataan akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda di seluruh pelosok Indonesia.
Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, hadir secara langsung menyerahkan bantuan berupa perlengkapan sekolah kepada para santri.
Bantuan yang disalurkan mencakup 100 paket perlengkapan sekolah yang terdiri dari tas, buku tulis, buku cerita, alat tulis lengkap, hingga tumbler dan buku gambar.
Pemberian bantuan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan bersama seluruh anggota grup MIND ID dalam mencetak generasi emas.
Selama berada di lokasi acara, para santri diajak menjelajahi berbagai wahana yang merepresentasikan operasional pertambangan nyata.
Wahana tersebut mencerminkan aktivitas industri pertambangan mulai dari wilayah Sumatra Utara hingga Papua Tengah.
Pengalaman interaktif ini dirancang untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai dunia industri sekaligus membuka wawasan terkait peluang profesi di masa depan.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darul Kirom, KH Ahmad Kamaludin, menyampaikan apresiasi atas konsistensi dukungan yang diberikan pihak perusahaan.
“Anak-anak sangat antusias dan mendapatkan pengalaman baru. Mereka bisa melihat langsung hal-hal yang sebelumnya hanya mereka ketahui dari pembelajaran di kelas. Ini menjadi pengalaman yang berkesan bagi mereka,” ujar KH Ahmad Kamaludin dikutip dari laman resmi perusahaan, Jumat (3/7/2026).
Pihak yayasan menilai bahwa dukungan yang diberikan tidak hanya bersifat seremonial, melainkan memberikan manfaat nyata yang berkelanjutan.
“MIND ID sudah lama membantu kami, baik melalui perlengkapan sekolah maupun dukungan lainnya. Harapan kami, kerja sama ini terus berlanjut dan semakin memberi manfaat,” kata KH Ahmad Kamaludin.
Inisiatif ini diharapkan mampu menanamkan kepercayaan diri serta semangat bagi para santri untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
MIND ID terus berupaya menghadirkan metode belajar yang inovatif agar generasi muda tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki keberanian dalam menatap masa depan.
Melalui kegiatan ini, perusahaan ingin memastikan bahwa setiap anak memiliki akses yang sama untuk mengenal industri strategis nasional sedini mungkin.
Pengalaman langsung di lapangan diharapkan mampu memicu rasa ingin tahu para santri terhadap perkembangan teknologi dan peradaban masa depan Indonesia.
Kegiatan edukatif ini juga menjadi sarana bagi perusahaan untuk menanamkan nilai-nilai profesionalisme melalui pengenalan operasional pertambangan yang dikemas dalam bentuk permainan edukatif.
Dengan keterlibatan aktif ini, para santri diharapkan dapat memiliki cakrawala berpikir yang lebih luas mengenai peran industri dalam pembangunan nasional.




















