Jeddah – Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, menyuarakan tekad bulat untuk membawa Garuda meraih kemenangan krusial saat menghadapi Irak. Laga kedua Grup B Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia ini akan berlangsung di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, pada Minggu (12/10) pukul 02:30 WIB, di mana Diks menegaskan fokus penuh untuk melupakan kekalahan sebelumnya.
Timnas Indonesia sebelumnya menelan kekalahan tipis 2-3 dari Arab Saudi dalam laga pembuka Grup B. Kekalahan tersebut sempat meninggalkan kekecewaan mendalam, namun Diks memastikan skuad kini telah bangkit dan siap menghadapi tantangan berikutnya.
“Tentu saja itu adalah kekecewaan besar, tapi seperti yang dikatakan pelatih, kami profesional. Kami harus fokus pada apa yang ada di depan mata, pada apa yang bisa kami ubah, bukan apa yang tidak bisa diubah di masa lalu,” ujar Diks dalam konferensi pers pralaga.
Pemain bertahan tersebut menambahkan bahwa seluruh tim telah siap untuk bertarung habis-habisan. “Kami harus fokus pada pertandingan berikutnya dan tantangan selanjutnya. Ini adalah laga final yang besar dan saya pikir semua orang siap untuk tampil berapi-api,” tegasnya.
Diks sendiri tampil cukup gemilang di laga sebelumnya, meski Timnas Indonesia kebobolan tiga gol. Ia berhasil mengonversi dua sepakan penalti menjadi gol, menunjukkan mental baja setelah sempat mengalami kegagalan penalti di Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia beberapa waktu lalu.
Mengenai rekam jejaknya dalam mengeksekusi penalti, Diks mengaku tidak trauma. “Tentu saja saya punya sejarah dengan penalti itu, tapi itu bukan penalti pertama yang saya gagal eksekusi. Saya pernah gagal dua kali dalam karier saya dan itu salah satunya. Sayangnya terjadi di momen besar, tapi itulah bagian dari sepak bola,” jelas Diks.
Pemain berusia 27 tahun ini menegaskan kepercayaan dirinya penuh saat dipercaya menjadi eksekutor. “Lagi, kami tidak bisa mengubah masa lalu. Kami harus menatap ke depan dan saya sudah mengambil banyak penalti setelah itu, jadi saya sama sekali tidak khawatir dan saya tahu ke mana saya akan menendang bola, dengan penuh keyakinan. Jadi, tidak masalah,” pungkasnya.

























