Padang – Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (IKA FK UNAND) memiliki pengurus baru. Sebanyak 219 pengurus periode 2026-2030 resmi dilantik pada Sabtu (1/2/2026) di Aula Student Center Fakultas Kedokteran Unand.
Ketua Umum IKA Universitas Andalas melantik langsung para pengurus baru tersebut. Mereka akan menjalankan roda organisasi selama empat tahun ke depan.
Acara pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Di antaranya Rektor Unand, jajaran dekan, pengurus pusat IKA Unand, perwakilan Dinas Kesehatan Sumatra Barat, dan Direktur Rumah Sakit M Jamil Padang.
Ketua Umum IKA FK Unand, Yefri Zulfikar, menekankan pentingnya peran alumni dalam memajukan fakultas. Menurutnya, IKA FK Unand bukan hanya wadah silaturahmi, tetapi juga mitra strategis kampus.
“Alumni FK Unand hari ini berjumlah ribuan dan tersebar di berbagai lini pelayanan kesehatan. Potensi ini harus dikelola dengan baik dan terarah,” ujarnya.
Yefri juga menegaskan komitmen IKA FK Unand untuk membantu mahasiswa yang membutuhkan. Mereka akan memastikan tidak ada mahasiswa yang terancam putus studi karena masalah biaya.
Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, berharap kepengurusan baru dapat memperkuat sinergi antara fakultas dan alumni. Ia menilai Fakultas Kedokteran Unand memiliki potensi besar dalam riset dan inovasi kesehatan.
“Kolaborasi antara kampus dan alumni sangat penting, terutama dalam mendorong hilirisasi riset dan penguatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” kata Efa.
Ketua Umum IKA Universitas Andalas, Denny Abdi, menekankan pentingnya soliditas organisasi di semua tingkat fakultas. Ia berharap IKA FK Unand dapat menjadi motor penggerak alumni Unand secara keseluruhan.
Usai pelantikan, pengurus baru langsung menggelar rapat kerja perdana. Mereka membahas program prioritas, termasuk penguatan beasiswa, dukungan riset, dan peningkatan jejaring alumni.





















