Jakarta – PT Pertamina (Persero) resmi mewisuda 168 peserta program Ultra Mikro Pertamina Aksi (UMiMAX). Para peserta ini kini siap menjadi wirausahawan mandiri setelah mendapatkan pelatihan dan pendampingan usaha.
Program UMiMAX hadir sebagai solusi bagi masyarakat ekonomi lemah dan korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau enam wilayah, yakni Jabodetabek, Karawang, Subang, dan Bandung.
Sebanyak 168 peserta tersebut mengelola berbagai jenis usaha, yang terdiri dari 65 usaha warmindo, 63 usaha kopi keliling (kopling), dan 40 usaha mini ATM.
Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, Rudi Arifianto, menjelaskan bahwa sekitar 75 persen peserta merupakan korban PHK. Program yang berjalan sejak Desember 2025 ini memberikan hibah sarana usaha, pelatihan, hingga pendampingan intensif.
“Program ini menjadi komitmen Pertamina untuk mendorong perekonomian masyarakat,” ujar Rudi di sela seremoni wisuda di Auditorium Universitas Pertamina, Jakarta, Selasa (7/4).
Hasilnya pun cukup menjanjikan. Pertamina mencatat rata-rata omzet bulanan peserta mencapai Rp30 juta, dengan beberapa di antaranya mampu meraih laba bersih di atas Rp10 juta per bulan. Secara akumulatif, total pendapatan seluruh peserta dari Januari hingga April 2026 mencapai Rp2,75 miliar dengan laba bersih Rp858 juta.
Vice Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menambahkan bahwa wisuda ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lain untuk terus meningkatkan kapasitas bisnisnya agar bisa naik kelas.
Melihat dampak positif tersebut, Pertamina menargetkan perluasan program pada 2026 dengan menjaring hingga 1.000 peserta di berbagai wilayah Indonesia. Fokus utama tetap menyasar daerah dengan kerentanan ekonomi tinggi melalui pemetaan berbasis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Salah satu peserta, Ristianti, mengaku program ini berhasil membangkitkan kembali harapannya setelah ia dan suaminya terkena PHK. Melalui UMiMAX, ia mendapatkan bantuan gerobak warkop serta pendampingan usaha yang kini membantunya mandiri secara ekonomi.Jakarta – PT Pertamina (Persero) resmi mewisuda 168 peserta program Ultra Mikro Pertamina Aksi (UMiMAX). Para peserta ini kini dinyatakan siap menjadi wirausahawan mandiri yang mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Program UMiMAX hadir sebagai solusi bagi masyarakat ekonomi lemah dan korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau enam wilayah, yakni Jabodetabek, Karawang, Subang, dan Bandung.
Sebanyak 168 peserta tersebut terdiri dari 65 pelaku usaha warmindo, 63 usaha kopi keliling (kopling), dan 40 usaha mini ATM.
Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, Rudi Arifianto, menjelaskan bahwa program yang berjalan sejak Desember 2025 ini merupakan bagian dari rangkaian HUT Pertamina. Angkatan pertama ini diharapkan menjadi percontohan bagi pengembangan usaha ultra mikro ke depan.
“Sekitar 75 persen mitra UMiMAX merupakan korban PHK, sisanya masyarakat dengan kondisi ekonomi lemah. Pertamina berkomitmen mendorong perekonomian mereka melalui hibah sarana usaha, pelatihan, hingga pendampingan,” ujar Rudi di sela seremoni wisuda di Auditorium Universitas Pertamina, Jakarta, Selasa (7/4).
Hasil nyata dari program ini terlihat dari performa bisnis para peserta. Pertamina mencatat rata-rata omzet bulanan peserta mencapai Rp30 juta, dengan beberapa di antaranya mampu meraih laba bersih di atas Rp10 juta per bulan.
Secara akumulatif, total pendapatan seluruh peserta dari Januari hingga April 2026 mencapai Rp2,75 miliar, dengan laba bersih sebesar Rp858 juta.
“Dampak positif ini mendorong kami untuk terus mengembangkan program UMiMAX,” tambah Rudi.
Senada dengan hal tersebut, Vice Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa UMiMAX merupakan inisiatif strategis perusahaan untuk memberdayakan pelaku usaha ultra mikro agar bisa naik kelas.
“Pertamina mengapresiasi semangat dan keberhasilan para mitra. Wisuda ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lain untuk terus meningkatkan kapasitas dan wawasan agar menjadi wirausaha yang andal,” tutur Baron.
Memasuki tahun 2026, Pertamina berencana memperluas jangkauan program UMiMAX ke wilayah yang lebih luas guna menjaring lebih banyak pelaku usaha ultra mikro.






















