Bandung – Bali United membidik poin penuh saat melawat ke markas Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (10/12) pukul 19.00 WIB. Meski mengakui Persib sebagai favorit juara musim ini, pelatih Bali United, Johnny Jansen, tetap optimistis timnya mampu memberikan perlawanan sengit.
Jansen menilai posisi Persib yang kokoh di puncak klasemen menjadikan mereka kandidat kuat peraih gelar. Namun, ia berharap kemenangan dapat diraih Bali United untuk memberikan tekanan kepada tim tuan rumah.
“Persib saat ini berada di peringkat pertama dan menjadi favorit juara. Tapi untuk laga ini, mudah-mudahan kami yang dapat tiga poin sehingga memberikan tekanan buat mereka,” ujar Jansen.
Persib sendiri bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Maung Bandung memiliki rekor kandang sempurna dengan catatan 13 kemenangan beruntun.
Kendati demikian, Bali United datang dengan kepercayaan diri tinggi. Skuad asuhan Jansen baru saja meraih kemenangan telak 6-1 atas PSBS Biak, dengan total torehan 10 gol dalam tiga laga terakhir.
Jansen memastikan persiapan tim berjalan lancar tanpa kendala berarti. Kemenangan besar di laga sebelumnya menjadi modal penting bagi mentalitas pemain.
“Persiapan kami bagus sejauh ini. Kemenangan besar di laga terakhir membawa kepercayaan diri tinggi jelang melawan Persib. Mudah-mudahan kami bisa memberikan hasil terbaik,” tambahnya.
Senada dengan sang pelatih, pemain Bali United, Ricky Fajrin, memastikan kondisi tim dalam keadaan prima. Ia berharap suasana positif di dalam tim dapat berbuah hasil maksimal di Bandung.
Ricky juga menyoroti persaingan gelar juara yang masih terbuka lebar. Menurutnya, selain Persib, tim seperti Borneo FC dan Persija Jakarta masih memiliki peluang besar untuk bersaing hingga akhir musim.
“Kompetisi masih panjang, banyak kemungkinan yang bisa terjadi. Mungkin Persib atau tim lainnya bisa juara di akhir musim nanti,” pungkasnya.
Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama mengincar hasil maksimal demi menjaga posisi mereka di papan atas klasemen.





















