Pertamina Tambah 22 Ribu Tabung LPG di Pasuruan

persen

cegah-kelangkaan,-pertamina-tambah-22-ribu-tabung-lpg-3-kg-ke-pasuruan
Cegah Kelangkaan, Pertamina Tambah 22 Ribu Tabung LPG 3 Kg ke Pasuruan

Pasuruan – PT Pertamina Patra Niaga menyalurkan tambahan 22 ribu tabung LPG 3 kg untuk wilayah Kota dan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Langkah ini diambil sebagai upaya mitigasi menyusul laporan kelangkaan gas bersubsidi di wilayah tersebut.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa kelangkaan dipicu oleh lonjakan konsumsi yang signifikan. Berdasarkan pemantauan di lapangan, stok di pangkalan sebenarnya tersedia, namun cepat habis karena tingginya permintaan.

“Lonjakan konsumsi masih terjadi. Stok di pangkalan ada namun langsung habis, dan di beberapa titik yang dilaporkan kosong saat ini sedang dalam proses pengiriman,” ujar Ahad, Minggu (12/4).

Penyaluran tambahan ini dibagi menjadi dua wilayah, yakni 2.240 tabung untuk Kota Pasuruan dan 20.160 tabung untuk Kabupaten Pasuruan. Jumlah tersebut setara dengan 30 persen dari alokasi normal harian di masing-masing daerah.

Selain menambah pasokan, Pertamina juga memperpanjang jam operasional Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) guna mempercepat distribusi. Di tingkat agen, pengiriman diprioritaskan ke titik-titik yang mengalami kendala stok.

Ahad menegaskan, pangkalan wajib menjual LPG 3 kg sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp18 ribu per tabung. Pihaknya juga menginstruksikan pangkalan untuk memprioritaskan penjualan langsung kepada konsumen akhir guna menekan praktik spekulan di tingkat pengecer.

“Agen dan pangkalan juga diimbau agar mengedukasi masyarakat untuk tidak panic buying akibat berita yang belum tentu kebenarannya,” tambahnya.

Pertamina memastikan pengawasan ketat dilakukan baik secara internal maupun dengan melibatkan pemangku kepentingan terkait. Perusahaan tidak akan segan memberikan sanksi berat bagi agen atau pangkalan yang melanggar aturan, mulai dari skorsing pasokan hingga pemutusan kontrak kerja sama.

Pasuruan – PT Pertamina Patra Niaga menyalurkan tambahan 22 ribu tabung LPG 3 kg untuk wilayah Kota dan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Langkah ini diambil sebagai upaya mitigasi menyusul laporan kelangkaan gas melon di wilayah tersebut.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa kelangkaan dipicu oleh lonjakan konsumsi yang signifikan di masyarakat.

“Kondisi yang terjadi, lonjakan konsumsi masih berlangsung. Stok di pangkalan sebenarnya ada, namun langsung habis diserbu pembeli. Di beberapa titik yang dilaporkan kosong, saat ini sedang dalam proses pengiriman,” ujar Ahad, Minggu (12/4).

Penyaluran tambahan ini dibagi menjadi dua wilayah, yakni 2.240 tabung untuk Kota Pasuruan dan 20.160 tabung untuk Kabupaten Pasuruan. Jumlah tersebut setara dengan 30 persen dari alokasi normal harian di masing-masing daerah.

Selain menambah pasokan, Pertamina juga memperpanjang jam operasional Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) guna mempercepat proses distribusi. Di tingkat agen, pengiriman diprioritaskan ke titik-titik yang mengalami kendala stok.

Ahad menegaskan, seluruh pangkalan wajib menjual LPG 3 kg sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Rekomendasi