Prabowo Pacu 40 Proyek Hilirisasi Nasional

persen

prabowo-tegaskan-setop-jual-bahan-mentah,-40-proyek-besar-dipacu-2026
Prabowo Tegaskan Setop Jual Bahan Mentah, 40 Proyek Besar Dipacu 2026

Cilacap – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah ingin mengubah arah ekonomi nasional agar Indonesia tidak terus bergantung pada ekspor bahan mentah. Ia menargetkan 30 hingga 40 proyek hilirisasi berskala besar mulai berjalan sepanjang tahun ini sebagai upaya memperkuat industri pengolahan di dalam negeri.

Prabowo mengatakan saat ini sudah ada 26 titik proyek hilirisasi yang berjalan. Pemerintah, kata dia, masih membuka kemungkinan menambah enam titik lagi pada tahun ini.

“Sudah 26 titik (proyek hilirisasi) ya, dan kita mungkin tambah lagi enam titik tahun ini. Mungkin kita mulai 30-40 proyek besar,” ujar Prabowo dalam acara Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II di Cilacap, Rabu (29/4).

Ia menegaskan seluruh proyek itu masuk dalam agenda besar pemerintah untuk memastikan nilai tambah ekonomi tidak hilang ke luar negeri. Menurut Prabowo, Indonesia harus keluar dari pola lama yang hanya menjual hasil tambang dan hasil bumi tanpa pengolahan lanjutan.

“Apapun terjadi kita hanya mau kerja untuk rakyat,” katanya.

Prabowo menilai hilirisasi menjadi jalan agar keuntungan ekonomi, lapangan kerja, dan nilai tambah industri bisa dinikmati di dalam negeri. Karena itu, ia menekankan pentingnya mempercepat proyek-proyek pengolahan tersebut.

Selain hilirisasi, pemerintah juga menyiapkan peluncuran sejumlah program ekonomi lain dalam waktu dekat. Salah satunya, peresmian 1.000 Koperasi Desa Merah Putih yang direncanakan berlangsung dua hingga tiga minggu mendatang.

“Sebentar lagi kita akan resmikan 1.000 Koperasi (Desa) Merah Putih, kemungkinan dua-tiga minggu lagi,” ujarnya.

Setelah itu, pemerintah menargetkan lebih dari 25 ribu koperasi desa fisik diresmikan dalam dua sampai tiga bulan berikutnya. Prabowo menegaskan koperasi yang dimaksud bukan hanya di atas kertas, melainkan memiliki fasilitas nyata.

“Sesudah itu dua-tiga bulan lagi kita akan resmikan lebih dari 25 ribu Koperasi (Desa). Koperasi bukan di atas kertas, koperasi fisik, ada gudang, ada pendingin, ada gerai-gerai, ada kendaraan,” ucapnya.

Prabowo juga menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menurutnya menjadi contoh bahwa pemerintah sedang membangun rantai ekonomi dari hulu ke hilir.

“Banyak negara sekarang belajar MBG ke kita. Di mana ada negara bisa memberi makan lebih 60 juta orang lima kali seminggu,” ujarnya.

Pernyataan itu disampaikan setelah Prabowo meresmikan groundbreaking 13 proyek hilirisasi nasional tahap kedua dengan nilai total Rp116 triliun yang tersebar di berbagai daerah. Proyek-proyek tersebut mencakup sektor energi, mineral, dan perkebunan, serta menjadi lanjutan dari fase pertama yang dimulai pada Februari lalu.

Prabowo meminta agar seluruh proyek yang disiapkan pemerintah terus dievaluasi dengan mempertimbangkan perkembangan teknologi, efisiensi, dan manfaat ekonomi terbesar bagi masyarakat.

“Saya perintahkan terus dikaji karena perkembangan teknologi berjalan terus. Saya minta kita objektif dan kita bersifat scientific, kita hitung secara matematik,” katanya.

Ia menegaskan proyek yang dijalankan harus dipilih berdasarkan skema paling efisien dan paling menguntungkan rakyat.

“Tidak ada kepentingan lain. Yang paling efisien, menguntungkan rakyat, itu yang harus dijalankan,” ujar Prabowo.

Sementara itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani menyebut 13 proyek yang baru dimulai merupakan fase kedua dari program hilirisasi nasional. Pemerintah, kata dia, masih menyiapkan fase ketiga dan tahapan lanjutan sehingga jumlah proyek hilirisasi akan terus bertambah.

Rosan menjelaskan, lima dari 13 proyek terbaru berada di sektor energi. Di antaranya pembangunan fasilitas kilang gasoline di Cilacap dan Dumai untuk menekan impor BBM, serta pembangunan fasilitas ketahanan pasokan BBM di Maumere, Palaran, dan Biak guna memperkuat distribusi energi di kawasan timur Indonesia.

Rekomendasi