Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. Nanik menggantikan posisi Dadan Hindayana untuk memimpin lembaga yang menjadi ujung tombak program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.
Keputusan ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers, Selasa (2/5).
“Bapak Presiden memutuskan mengangkat Nanik S Dayang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru,” ujar Prasetyo.
Sebelum menduduki kursi pimpinan tertinggi di BGN, Nanik bukanlah orang baru di lembaga tersebut. Ia sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.
Perjalanan karier Nanik tergolong panjang, mulai dari dunia jurnalistik hingga masuk ke lingkaran pemerintahan. Lahir di Madiun pada 3 Januari 1968, ia mengawali kiprahnya sebagai wartawan di Tabloid Bangkit.
Kemampuannya di bidang media membawanya menduduki posisi manajerial, seperti pemimpin umum majalah Femme, direktur utama tabloid Info Kecantikan, hingga komisaris di sejumlah media nasional.
Nama Nanik mulai mencuat ke panggung politik nasional saat ia bergabung dalam tim pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019 sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN).
Pasca-kemenangan Prabowo di Pilpres 2024, karier birokrasinya semakin moncer. Ia sempat dilantik sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) dan menjabat sebagai komisaris independen PT Pertamina (Persero) pada Juni 2025.
Di luar karier profesionalnya, sosok Nanik juga pernah menjadi sorotan publik saat namanya terseret dalam pusaran kasus hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet pada 2018. Kala itu, ia sempat menjalani pemeriksaan sebagai saksi oleh penyidik Polda Metro Jaya.






















