Payakumbuh – Dua inovasi teknologi karya pelajar asal Kota Payakumbuh sukses menembus babak final Kompetisi Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2026. Capaian ini semakin mengukuhkan reputasi Payakumbuh sebagai daerah yang konsisten melahirkan inovator muda berbakat di tingkat regional.
Dua karya yang berhasil lolos seleksi ketat pada Kamis (4/6/2026) tersebut adalah SAVIOR (Smart Agriculture Vision Observer and Responder) dari SMA Islam Boarding School Raudhatul Jannah, serta INOCER (Intelligence Food Composition Checker and Recommendation) dari SMP Islam Raudhatul Jannah.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sumatera Barat, Yozarwardi Usama Putra, memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas para pelajar tersebut. Ia menilai inovasi yang diciptakan sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
“Payakumbuh keren. Rawat inovasi-inovasi ini serta anak-anak kita agar terus berpikir intelektual,” ujar Yozarwardi saat meninjau langsung proses penilaian di Payakumbuh.
Menurut Yozarwardi, keberhasilan ini membuktikan bahwa budaya riset dan kemampuan memecahkan masalah telah mengakar kuat di kalangan generasi muda Payakumbuh. Ia menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan agar karya-karya tersebut dapat diimplementasikan secara luas bagi masyarakat.
Kepala Bappeda Kota Payakumbuh, Syafwal, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan seleksi berjenjang sebelum mengirimkan inovasi tersebut ke tingkat provinsi. Ia menyebut, karya yang terpilih dirancang untuk mendukung misi ketahanan pangan nasional.
“Dalam usulan inovasi ini kami melakukan penjaringan dan seleksi yang matang. Inovasi yang dipilih juga selaras dengan Asta Cita Presiden, khususnya dalam mendukung misi ketahanan pangan nasional,” jelas Syafwal.
Secara teknis, SAVIOR dikembangkan untuk mengoptimalkan pemantauan sektor pertanian, sementara INOCER hadir sebagai sistem cerdas yang mampu menganalisis komposisi pangan sekaligus memberikan rekomendasi kesehatan bagi penggunanya.
Koordinator Inovasi Kota Payakumbuh, Robby Hafanos, menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berkomitmen mendukung keberlanjutan inovasi ini. Dukungan tersebut mencakup fasilitasi hak kekayaan intelektual hingga promosi produk bagi para pemenang.
“Mudah-mudahan capaian ini menjadi energi positif bagi generasi muda, baik milenial maupun Gen Z, agar lebih responsif terhadap persoalan di sekitarnya dan mampu menjadi problem solver melalui inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Robby.




















