Padang – Komunitas literasi dan pengelola taman baca di Kota Padang kini memiliki ruang baru untuk berkreasi. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang resmi membuka akses layanan perpustakaan pada hari Sabtu, mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB, guna memperkuat ekosistem literasi daerah.
Langkah ini diambil sebagai upaya konkret pemerintah setempat dalam meningkatkan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) serta Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM). Penambahan jam operasional di akhir pekan diharapkan menjadi solusi bagi warga yang memiliki kesibukan padat selama hari kerja.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang, Heriza Syafani, menjelaskan bahwa pihaknya tidak hanya sekadar menambah jam buka, tetapi juga ingin menjadikan perpustakaan sebagai pusat kegiatan komunitas. Ia secara terbuka mengundang para penggiat literasi untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia.
“Kami tentu juga memberikan ruang kepada masyarakat untuk berkunjung ke perpustakaan. Selain membuka dan menambah jam layanan pada hari Sabtu, kami juga mengajak para penggiat literasi, khususnya pengelola taman baca masyarakat, untuk mengisi mini teater perpustakaan dengan berbagai kegiatan literasi,” ujar Heriza.
Menurut Heriza, kolaborasi dengan berbagai komunitas menjadi kunci agar fasilitas perpustakaan lebih optimal dan menarik minat kunjungan masyarakat. Dengan adanya ruang edukatif di area mini teater, diharapkan perpustakaan dapat bertransformasi menjadi pusat aktivitas yang lebih dinamis dan inklusif bagi seluruh lapisan warga Kota Padang.




















