Direktur Borong 2 Juta Saham, Repower Percepat Ekspansi Data Center

persen

Jakarta – Direktur sekaligus Corporate Secretary PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL), Sjafardamsah, resmi menambah porsi kepemilikan sahamnya di perusahaan sebesar 2 juta lembar. Aksi korporasi ini dilakukan melalui pembelian di pasar reguler, yang sekaligus menandai kepemilikan langsung pertama direksi tersebut sebesar 0,03% dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh.

Langkah strategis ini dilakukan di tengah upaya perseroan mengakselerasi transformasi bisnis dari pengembang properti konvensional menuju sektor infrastruktur digital. Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen menyatakan bahwa pembelian saham tersebut murni untuk tujuan investasi. Di pasar modal, akumulasi saham oleh internal perusahaan sering kali diinterpretasikan oleh pelaku pasar sebagai sinyal optimisme terhadap prospek kinerja perusahaan di masa mendatang.

Aksi ini berlangsung tepat sebelum pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada 29 Juni 2026. Fokus utama investor pada agenda RUPST mendatang mencakup pembahasan mengenai penggunaan laba bersih tahun buku 2025. Jika mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham, perseroan berencana merealisasikan pembagian dividen pada Juli 2026 sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Sejalan dengan agenda transformasi digital, REAL kini tengah serius menjajaki pengembangan fasilitas data center. Proyek ini diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan baru di luar bisnis properti tradisional. Saat ini, rencana tersebut masih berada dalam tahap persiapan intensif serta penjajakan kerja sama dengan beberapa mitra strategis untuk memastikan keberlanjutan infrastruktur digital yang dibangun.

Meski beralih ke sektor digital, perseroan tetap menjaga stabilitas operasional pada segmen properti konvensional. Proyek hunian Botanical Puri Asri di Depok masih menjadi kontributor utama pendapatan perusahaan saat ini. Selain itu, REAL tengah mematangkan pengembangan proyek baru di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dan Pondok Cabe, Tangerang Selatan, yang saat ini masih dalam proses penyelesaian lahan serta pemenuhan perizinan.

Untuk memperluas pangsa pasar, perseroan juga menjalin kerja sama operasi dengan Riscon Group. Kemitraan ini ditujukan untuk menggarap proyek perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat. REAL optimis terhadap prospek industri properti nasional yang didukung oleh berbagai regulasi pemerintah, termasuk perpanjangan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga 2027 serta relaksasi kebijakan loan to value dan financing to value hingga 100%.

Sepanjang tahun ini, REAL menetapkan target penjualan sebanyak 24 unit dari seluruh portofolio proyek yang sedang berjalan. Selain mengejar target penjualan, manajemen berkomitmen untuk memperkuat pendapatan berulang atau recurring income, memperluas jaringan kemitraan strategis, serta mengoptimalkan strategi pemasaran melalui berbagai kanal digital dan konvensional. Langkah-langkah ini diambil sebagai upaya nyata perseroan dalam menjaga daya saing di industri properti yang terus berubah.

Rekomendasi