Jakarta – PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) resmi menetapkan alokasi pembagian dividen tunai kepada para pemegang saham sebesar Rp 166 miliar.
Keputusan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan perusahaan pada 24 Juni 2026.
Pembagian dividen ini diambil dari capaian kinerja keuangan perseroan sepanjang tahun buku 2025.
Corporate Secretary PT Mitra Adiperkasa Tbk, Eva Andrianie, mengonfirmasi rincian nominal yang akan diterima oleh investor.
“Total nilai dividen yang sudah ditentukan Rp 166 miliar. Dividen per saham mencapai Rp 10,” ujar Eva dalam keterbukaan informasi pada Senin, 29 Juni 2026.
Berdasarkan data keuangan per 31 Desember 2025, perusahaan mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 2,23 triliun.
Kondisi keuangan perusahaan dinilai cukup solid dengan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai Rp 10,92 triliun.
Selain itu, total ekuitas perseroan tercatat berada di angka Rp 17,21 triliun pada periode yang sama.
Manajemen perusahaan telah menetapkan jadwal resmi terkait mekanisme distribusi dividen tunai tersebut bagi para pemegang saham.
Untuk pasar reguler dan negosiasi, tanggal cum dividen ditetapkan pada 2 Juli 2026.
Sementara itu, tanggal ex dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 3 Juli 2026.
Bagi transaksi di pasar tunai, tanggal cum dividen ditetapkan pada 6 Juli 2026 dan tanggal ex dividen pada 7 Juli 2026.
Perusahaan juga menetapkan tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai atau recording date pada 6 Juli 2026.
Seluruh proses pembayaran dividen tunai kepada investor dijadwalkan akan dilakukan pada 24 Juli 2026.
Langkah pembagian dividen ini dilakukan di tengah dinamika pergerakan harga saham emiten ritel tersebut di lantai bursa.
Pada perdagangan Jumat, 3 Juli 2026, harga saham MAPI ditutup melemah 0,33 persen di level Rp 1.515 per saham.
Emiten ini terus berupaya menjaga keseimbangan antara operasional bisnis ritel dan pemenuhan ekspektasi pemegang saham melalui pembagian laba.
Kinerja keuangan tahun 2025 menjadi landasan utama bagi perusahaan dalam menentukan besaran distribusi dividen tahun ini.
Para pemegang saham diharapkan memperhatikan jadwal yang telah ditetapkan agar tidak melewatkan hak atas dividen tersebut.
Informasi resmi mengenai distribusi laba ini telah disebarluaskan oleh manajemen kepada publik melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia.
Investor yang memegang saham MAPI hingga tanggal cum dividen akan mendapatkan hak dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan saham mereka masing-masing.
Keputusan dividen ini mencerminkan komitmen perusahaan terhadap transparansi dan apresiasi kepada para pemegang saham yang telah berinvestasi di sektor ritel.






















