Bogor – Produktivitas Kelompok Wanita Tani (KWT) Bina Tani Mysari Pala di Kelurahan Muarasari, Kota Bogor, meningkat signifikan berkat dukungan teknologi dari program BRI Peduli.
Bantuan sarana produksi melalui program Aspire to Uplift, Revive, and Achieve (AURA) ini berhasil memangkas waktu pengolahan komoditas pala secara drastis.
Ketua KWT Bina Tani Mysari Pala, Nurhasanah, mengungkapkan bahwa efisiensi kerja kini dirasakan langsung oleh para anggota kelompoknya.
“Dulu proses mengupas pala bisa memakan waktu sekitar lima jam, sekarang dengan alat bantuan dari BRI hanya sekitar dua jam,” ujar Nurhasanah.
Ia menambahkan, proses pengirisan yang sebelumnya memakan waktu enam jam kini dapat diselesaikan hanya dalam dua jam saja.
Selain bantuan alat pengupas dan pengiris, penggunaan mesin sealer juga membuat kualitas pengemasan produk manisan, sirup, dan permen pala menjadi lebih rapi serta kokoh.
Nurhasanah mengakui bahwa sebelum adanya intervensi program AURA, kelompoknya terkendala oleh peralatan manual yang menghambat kapasitas produksi dan jangkauan pemasaran.
“Setelah mengikuti Program AURA BRI, kelompok kami mendapatkan banyak pelatihan, mulai dari peningkatan kapasitas SDM hingga inovasi produk, sehingga produk kami dapat dinikmati oleh lebih banyak konsumen,” jelasnya.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa program AURA merupakan inisiatif strategis untuk memberdayakan kelompok perempuan melalui penguatan kapasitas usaha dan keterampilan kewirausahaan.
“Kisah KWT Bina Tani Mysari Pala di Bogor menunjukkan bahwa Program AURA BRI Peduli mampu memberikan manfaat nyata bagi kelompok usaha perempuan untuk terus berinovasi,” tutur Dhanny.
Sejak diluncurkan pada tahun 2021, program ini tercatat telah memberdayakan 30 kelompok usaha perempuan di berbagai wilayah Indonesia.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen BRI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta melahirkan perempuan tangguh penggerak ekonomi keluarga.






















