Jakarta – PT Eastparc Hotel Tbk (EAST) berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang semester I-2026.
Efisiensi operasional menjadi kunci utama perusahaan dalam mendongkrak profitabilitas di tengah ketatnya persaingan industri perhotelan.
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan pada Jumat (17/7/2026), perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp 44,78 miliar.
Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan tipis sebesar 0,97% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 44,34 miliar.
Peningkatan pendapatan ini diiringi dengan penurunan beban pokok pendapatan yang signifikan.
Beban pokok pendapatan tercatat menyusut menjadi Rp 10,22 miliar dari posisi sebelumnya sebesar Rp 10,85 miliar pada semester I-2025.
Dampaknya, laba kotor perusahaan mengalami kenaikan menjadi Rp 34,56 miliar, naik dari Rp 33,50 miliar pada tahun sebelumnya.
Manajemen perusahaan juga dinilai berhasil melakukan penghematan pada pos beban usaha.
Beban usaha berhasil ditekan menjadi Rp 13,85 miliar, turun dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai Rp 15,84 miliar.
Selain itu, beban penyusutan perusahaan juga tercatat menurun menjadi Rp 1,21 miliar dari Rp 1,34 miliar.
Berkat perbaikan efisiensi tersebut, laba usaha EAST meningkat sebesar 19,5% secara tahunan menjadi Rp 19,50 miliar.
Sebagai perbandingan, pada semester I-2025, laba usaha perusahaan berada di angka Rp 16,32 miliar.
Kinerja keuangan perusahaan juga terbantu oleh pendapatan dari pos lain-lain.
EAST mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp 1,16 miliar, berbalik dari kondisi beban bersih sebesar Rp 627,58 juta pada tahun lalu.
Pencapaian ini didorong oleh keuntungan dari pelepasan aset digital senilai Rp 1,08 miliar.
Dengan berbagai kombinasi tersebut, laba sebelum pajak perusahaan melonjak menjadi Rp 20,66 miliar.
Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar 31,7% dibandingkan perolehan laba sebelum pajak periode semester I-2025 sebesar Rp 15,69 miliar.
Setelah dikurangi beban pajak kini dan pajak tangguhan, laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk tercatat sebesar Rp 16,96 miliar.
Laba bersih tersebut tumbuh impresif sebesar 34,3% dibandingkan capaian semester I-2025 yang sebesar Rp 12,62 miliar.
Sejalan dengan peningkatan laba bersih, laba per saham atau earnings per share (EPS) perusahaan turut terkerek naik.
EPS EAST kini berada di level Rp 4,11 per saham, meningkat dibandingkan Rp 3,06 per saham pada periode yang sama tahun lalu.
Kinerja positif ini menunjukkan kemampuan adaptasi perusahaan dalam mengelola operasional hotel di tengah dinamika pasar yang terus berubah.
Seluruh data keuangan ini merujuk pada keterbukaan informasi perusahaan yang dirilis resmi, Keterbukaan Informasi PT Eastparc Hotel Tbk, Jumat (17/7/2026).






















