Destry Damayanti Jalani Uji Kelayakan Calon Gubernur BI di DPR

Kholida Rahman

Destry Damayanti Jalani Uji Kelayakan Calon Gubernur BI di DPR

Jakarta – Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, pada Kamis (27/8).

Proses seleksi ini menjadi tahapan krusial untuk menentukan kepemimpinan baru di bank sentral Indonesia.

Destry Damayanti hadir untuk memaparkan visi, misi, serta strategi kebijakan yang akan diterapkan jika ia terpilih secara resmi.

Ia menegaskan rencananya untuk melakukan penguatan bauran kebijakan moneter secara menyeluruh.

Langkah ini diprioritaskan sebagai respons terhadap berbagai tekanan sektor eksternal yang saat ini memengaruhi kondisi ekonomi nasional.

“Penguatan bauran kebijakan Bank Indonesia akan difokuskan untuk merespons tekanan sektor eksternal, nilai tukar, dan inflasi,” ujar Destry dalam paparannya sebagaimana dikutip dari dokumen resmi DPR RI.

Menurutnya, strategi tersebut sangat penting untuk menciptakan iklim ekonomi yang kondusif bagi pertumbuhan nasional.

Destry merupakan calon tunggal yang diusulkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mengisi posisi puncak di Bank Indonesia.

Penunjukan ini dilakukan menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia.

Pihak Istana Kepresidenan memastikan bahwa pemilihan Destry telah melalui pertimbangan yang matang.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa keputusan Presiden Prabowo didasarkan pada rekam jejak yang mumpuni.

“Keputusan Prabowo mengusulkan Destry didasarkan antara lain pada rekam jejak dan kompetensinya di bidang keuangan,” ungkap Prasetyo Hadi sebagaimana dikutip dari pernyataan resmi Sekretariat Negara.

Saat ini, Destry masih memegang tanggung jawab sebagai Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia.

Ia juga masih menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia hingga proses pemilihan ini selesai.

Kapasitas Destry di sektor keuangan bukan hal baru dalam karier profesionalnya.

Sebelum aktif di bank sentral, ia pernah menduduki posisi sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Ia menjalankan tugas tersebut pada periode 2015 hingga 2019.

Pengalaman panjang di LPS dan Bank Indonesia menjadi modal utama Destry dalam menghadapi tantangan ekonomi yang kompleks.

Anggota Komisi XI DPR RI kini tengah mendalami setiap poin strategi yang dipaparkan oleh calon tersebut.

DPR diharapkan segera mengambil keputusan terkait kelayakan Destry setelah rangkaian sesi tanya jawab berakhir.

Kepastian mengenai sosok Gubernur Bank Indonesia yang baru sangat dinantikan oleh para pelaku pasar.

Stabilitas moneter menjadi fokus utama yang diharapkan dapat terjaga di bawah kepemimpinan baru mendatang.

Seluruh proses ini dipantau ketat untuk memastikan transisi kepemimpinan berjalan lancar dan kredibel.

Rekomendasi

Tinggalkan komentar