Indosat dan Huawei Kembangkan Fitur Terjemahan Bahasa via Panggilan Telepon

Rayhan Akhari

Indosat dan Huawei Kembangkan Fitur Terjemahan Bahasa via Panggilan Telepon

Jakarta – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Huawei untuk mengakselerasi transformasi layanan telekomunikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.

Kolaborasi ini diwujudkan melalui peluncuran Agentic Technology Partnership yang mengintegrasikan infrastruktur jaringan 5G milik Indosat dengan kapabilitas AI serta jaringan pintar dari Huawei.

Inovasi utama yang dihadirkan dalam kerja sama ini adalah Next-Gen AI Mobile Calling, sebuah fitur yang menyematkan kecerdasan buatan langsung ke dalam layanan panggilan suara standar.

Salah satu fitur unggulan dalam teknologi ini adalah sistem penerjemahan bahasa secara real-time yang mampu memproses percakapan dari dua bahasa berbeda ke dalam bentuk teks maupun suara secara instan.

Selain itu, terdapat teknologi peredam kebisingan berbasis AI yang dirancang untuk meminimalisir gangguan suara latar belakang sehingga kejernihan komunikasi antar pengguna dapat terjaga meski berada di lingkungan yang bising.

Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, menegaskan bahwa fokus utama pengembangan ini adalah memberikan dampak praktis bagi pengguna.

“Manfaat AI tidak hanya ditentukan oleh seberapa canggih teknologinya, tetapi juga cara teknologi ini memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Desmond dalam acara peluncuran kemitraan strategis Huawei-Indosat Connected Intelligence: Empowering the Future of Intelligent Communication di Jakarta Pusat, Rabu (26/8), dikutip dari keterangan resmi perusahaan.

Desmond menambahkan, integrasi AI ke dalam konektivitas sehari-hari bertujuan untuk mendobrak hambatan komunikasi tradisional, termasuk kendala bahasa dan gangguan lingkungan.

“Bersama Huawei, kami mengambil langkah penting untuk menghadirkan manfaat AI ke lebih banyak masyarakat Indonesia,” tambah Desmond.

Teknologi Next-Gen AI Mobile Calling juga menawarkan fitur panggilan suara visual interaktif yang memungkinkan pengguna mengakses layanan seperti pemesanan makanan, reservasi hotel, hingga pusat kontak melalui tampilan visual di layar ponsel.

Pengguna juga dimungkinkan menikmati fitur IDOLCALL, yang menampilkan avatar digital dari selebritas pilihan saat melakukan panggilan suara.

Di luar layanan komunikasi, kerja sama ini mencakup pengembangan Intelligent and Intent-Driven Cloud Drive sebagai solusi penyimpanan data berbasis AI.

Layanan cloud ini memiliki kapabilitas untuk melakukan transkripsi otomatis, menganalisis dokumen panjang, serta membuat ringkasan hasil rapat secara efisien.

Teknologi AI tersebut juga dimanfaatkan untuk penyuntingan gambar, mencakup peningkatan resolusi serta perbaikan kualitas foto lama secara otomatis.

Chairman of the Board Huawei Indonesia, Xin Dajiang, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari visi besar untuk menciptakan ekosistem jaringan yang lebih proaktif dan terbuka.

“Agentic Network bukan sekadar konsep teknologi, melainkan arah yang sedang dituju bersama oleh Huawei dan IOH. Di masa depan ini, jaringan akan menjadi lebih cerdas, layanan akan lebih proaktif, dan ekosistem akan menjadi lebih terbuka,” tutur Xin.

Inisiatif ini merupakan bagian dari peta jalan Indosat untuk bertransformasi menjadi AI-Native Telco yang mengandalkan kecerdasan buatan pada seluruh operasional jaringan dan layanan pelanggannya.

Rekomendasi

Tinggalkan komentar