IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Cermati Saham BMRI, ASII, dan CUAN

Ikhwan Setiawan

IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Cermati Saham BMRI, ASII, dan CUAN

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja impresif dengan penguatan sebesar 1,14 persen ke level 6.599,94 pada perdagangan Selasa (1/9/2026).

Lonjakan indeks ini didorong oleh aksi borong investor asing yang mencatatkan pembelian bersih atau net buy sebesar Rp 1,76 triliun di pasar reguler.

Sektor perbankan menjadi motor penggerak utama dalam reli indeks kali ini.

Saham-saham berkapitalisasi besar seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan kontribusi signifikan terhadap kenaikan IHSG.

Kendati pasar saham domestik menunjukkan optimisme, tekanan eksternal masih membayangi pergerakan nilai tukar rupiah.

Mata uang Garuda saat ini berada di level Rp 17.744 per dolar Amerika Serikat (AS).

Analis dari BRI Danareksa Sekuritas dalam sajian pagi menu trading Rabu (2/9/2026) memproyeksikan IHSG masih memiliki ruang untuk melanjutkan tren positifnya.

“Kami memproyeksikan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan resistance di 6.650,” tulis BRI Danareksa Sekuritas.

Menurut mereka, secara teknikal IHSG berhasil bertahan di atas MA20 pada level 6.416 yang sekaligus menjaga struktur uptrend tetap solid.

Apabila indeks mampu menembus atau breakout di level 6.650 dan bertahan di posisi tersebut, momentum penguatan diprediksi berlanjut menuju kisaran 6.665 hingga 6.732.

Di sisi lain, investor kini tengah mengamati ketat keberlanjutan aliran dana asing ke pasar saham tanah air.

Dominasi saham big caps seperti BBRI, BBCA, dan BMRI tetap menjadi fokus utama para pelaku pasar dalam memantau pergerakan arus modal.

Namun, investor diminta tetap waspada terhadap risiko global yang masih tinggi.

Eskalasi konflik antara AS dan Iran serta potensi kebijakan hawkish dari bank sentral AS, The Fed, menjadi faktor yang dapat meningkatkan volatilitas di pasar keuangan.

Sentimen global ini tercermin dari pelemahan bursa Wall Street pada perdagangan Selasa.

Tiga indeks utama Amerika Serikat ditutup di zona merah dengan Dow Jones Industrial Average turun 0,79 persen, S&P 500 melemah 0,71 persen, dan Nasdaq Composite terkoreksi 1,03 persen.

Kondisi tersebut dipicu oleh meningkatnya tekanan di pasar obligasi global serta kenaikan harga minyak dunia akibat memanasnya situasi di Timur Tengah.

Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas memberikan rekomendasi beli untuk tiga saham.

Rekomendasi pertama adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang berpotensi menguji resistance di level 4.375 setelah membentuk fase konsolidasi.

Selanjutnya, saham PT Astra International Tbk (ASII) juga direkomendasikan beli karena momentum teknikal yang mulai membaik usai menembus MA20 di level 4.884.

Terakhir, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) disarankan untuk dibeli menyusul terbentuknya pola higher low dengan dukungan peningkatan volume perdagangan.

Rekomendasi

Tinggalkan komentar