IHSG Parkir di 6.462, Saham Grup Salim dan Djarum Terpantau Crossing

Ikhwan Setiawan

IHSG Parkir di 6.462, Saham Grup Salim dan Djarum Terpantau Crossing

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan penguatan tipis sebesar 0,40% pada penutupan perdagangan Kamis (17/9/2026).

Indeks acuan domestik tersebut berakhir di level 6.462.

Aktivitas perdagangan hari ini diwarnai oleh dominasi saham yang menguat sebanyak 384 emiten.

Sebaliknya, terdapat 244 saham yang mengalami koreksi harga.

Sebanyak 164 saham lainnya terpantau stagnan atau tidak bergerak dari posisi pembukaan.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total nilai transaksi harian mencapai Rp 13,93 triliun.

Volume perdagangan saham menyentuh angka 28,54 miliar lembar.

Kapitalisasi pasar domestik saat ini telah mencapai Rp 11.298 triliun.

Sentimen pasar didorong oleh aksi transaksi crossing jumbo pada sejumlah saham perbankan besar.

Saham PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) milik konglomerat Anthoni Salim mencatatkan transaksi crossing di harga Rp 4.080.

Nilai transaksi tersebut mencapai Rp 734,40 miliar.

Selain itu, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) milik Grup Djarum juga mencatatkan transaksi serupa.

Saham BBCA melakukan crossing di level Rp 6.362 dengan nilai transaksi sebesar Rp 305,52 miliar.

Kinerja sektoral di BEI cenderung bervariasi dengan mayoritas berada di zona hijau.

Hanya satu dari sebelas sektor yang mencatat pelemahan pada penutupan sore ini.

Sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang terkoreksi dengan penurunan sebesar 0,55%.

Emiten PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) menjadi salah satu penekan sektor tersebut dengan penurunan 1,24% ke level Rp 1.995.

Pergerakan bursa saham regional Asia cenderung beragam sepanjang hari ini.

Indeks Nikkei di Jepang terpantau naik 0,363%.

Indeks Straits Times di Singapura juga menunjukkan pertumbuhan sebesar 0,45%.

Sementara itu, tekanan jual melanda pasar saham Tiongkok dan Hong Kong.

Indeks Shanghai Composite tercatat turun 0,41%.

Indeks Hang Seng juga tergelincir sebesar 0,44%.

Daftar saham dengan kenaikan tertinggi atau top gainers dipimpin oleh PT MD Entertainment Tbk (FILM) yang melonjak 16,18% ke posisi Rp 790.

PT Singaraja Putra Tbk (SINI) juga mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 16,06% menjadi Rp 16.800.

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) menyusul dengan apresiasi harga sebesar 7,71% ke level Rp 4.190.

Di sisi lain, daftar saham dengan koreksi terdalam atau top losers diisi oleh PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) yang anjlok 6,01% ke Rp 344.

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mengalami tekanan sebesar 4,85% ke Rp 4.900.

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) turut terkoreksi 4,03% ke level Rp 1.310.

Data tersebut menunjukkan dinamika pasar yang masih sangat aktif di tengah sentimen global.

Investor kini menanti arah kebijakan pasar pada sesi perdagangan berikutnya.

Rekomendasi

Tinggalkan komentar