Astra Agro Lestari Tebar Dividen Interim Rp 233 per Saham

Rayhan Akhari

Astra Agro Lestari Tebar Dividen Interim Rp 233 per Saham

Jakarta – PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) resmi mengumumkan pembagian dividen interim tahun buku 2026 kepada para pemegang saham.

Keputusan tersebut tertuang dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dirilis pada Rabu, 30 September 2026.

Emiten perkebunan kelapa sawit ini menetapkan nilai dividen interim sebesar Rp 233 per lembar saham.

Langkah korporasi ini mencerminkan kinerja keuangan perusahaan yang menunjukkan tren positif sepanjang semester pertama tahun 2026.

Manajemen AALI telah menyusun jadwal pembagian dividen agar dapat diikuti oleh para investor sesuai dengan ketentuan pasar modal.

Tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi dijadwalkan jatuh pada 8 Oktober 2026.

Sementara itu, ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi ditetapkan pada 9 Oktober 2026.

Untuk transaksi di pasar tunai, cum dividen akan dilaksanakan pada 12 Oktober 2026.

Adapun ex dividen untuk pasar tunai menyusul pada 13 Oktober 2026.

Selanjutnya, pihak perusahaan menetapkan tanggal pencatatan atau recording date pada 12 Oktober 2026.

Seluruh hak atas dividen interim tersebut akan dibayarkan kepada pemegang saham yang berhak pada 26 Oktober 2026.

Besaran dividen kali ini tercatat mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Pada tahun buku 2025, AALI membagikan dividen interim sebesar Rp 123 per saham dengan total nilai mencapai Rp 236,73 miliar.

Peningkatan dividen ini sejalan dengan pertumbuhan kinerja operasional dan finansial perusahaan yang cukup impresif di tengah tantangan industri komoditas.

Berdasarkan data laporan keuangan per 30 Juni 2026, pendapatan bersih AALI tercatat menyentuh angka Rp 15,25 triliun.

Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 5,62 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yakni Rp 14,44 triliun.

Perolehan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga mencatatkan lonjakan tajam.

Laba bersih perusahaan per akhir semester I 2026 mencapai Rp 1,09 triliun, tumbuh 56,5 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dari sebelumnya Rp 702,12 miliar.

Kinerja positif ini turut memberikan sentimen bagi pergerakan saham AALI di lantai bursa.

Pada penutupan perdagangan hari ini, Rabu (30/9/2026), harga saham AALI ditutup menguat 2,56 persen ke level Rp 8.000 per saham.

Dengan mengacu pada harga penutupan tersebut, potensi yield dividen yang ditawarkan AALI berada di kisaran 2,91 persen.

Para investor diharapkan memperhatikan jadwal tersebut agar tetap mendapatkan hak dividen sesuai dengan ketentuan yang berlaku di pasar modal Indonesia.

Rekomendasi

Tinggalkan komentar