Padang – Harapan baru merekah di sebuah rumah kontrakan sederhana di Kota Padang. Seorang balita berusia satu tahun empat bulan, HNR, kembali tersenyum setelah menerima bantuan alat khusus untuk membantunya berjalan.
HNR didiagnosis menderita spina bifida sejak lahir, sebuah kondisi yang memengaruhi perkembangan tulang belakangnya.
Kondisi ini menyebabkan kelemahan pada kedua kakinya dan membutuhkan serangkaian operasi serta terapi.
UPZ BAZNAS Semen Padang memberikan bantuan berupa Dennis Brown splint, sepasang sepatu khusus yang dihubungkan dengan batang untuk mengoreksi kaki HNR.
Bantuan ini menjadi secercah harapan bagi Erwina Aprilia Fitri (23) dan Yudha Pratama (26), orang tua HNR.
“Sebagai orang tua, kami sangat bersyukur dan terharu atas bantuan ini,” ujar Erwina dengan mata berkaca-kaca.
Erwina menceritakan kekhawatirannya saat dokter pertama kali memberitahu tentang kondisi HNR.
“Kami khawatir tentang bagaimana ia akan tumbuh, apakah ia bisa berjalan normal, dan bagaimana masa depannya nanti,” ungkapnya.
Namun, setelah HNR mulai menggunakan Dennis Brown splint, perlahan muncul perubahan positif.
“Kami ingin melihat perubahan sedikit demi sedikit, dan itu membuat kami semakin semangat,” kata Erwina.
Yudha, ayah HNR, bekerja di pabrik roti rumahan, sementara Erwina fokus merawat HNR.
Penghasilan mereka tidak selalu cukup untuk memenuhi kebutuhan pengobatan dan terapi HNR.
Erwina mendapat informasi tentang bantuan dari UPZ BAZNAS Semen Padang dari seorang teman.
“Awalnya kami tidak yakin apakah kami bisa mendapatkannya. Tapi kami coba saja. Alhamdulillah, ternyata bantuan ini benar-benar diberikan,” tuturnya.
Antoni Saputra, staf UPZ BAZNAS Semen Padang, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari Program Kesehatan yang menyasar anak-anak dengan kondisi khusus.
“Kami berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama anak-anak yang memiliki kelainan seperti spina bifida,” jelas Antoni.
Bantuan untuk HNR bersumber dari zakat karyawan PT Semen Padang dengan total Rp5 juta.
Dana tersebut mencakup pembelian sepatu khusus, biaya transportasi ke rumah sakit, serta dukungan berupa susu dan popok bayi.




















