Bank Muamalat dan BMM Bangun Fasilitas Ibadah Korban Bencana

Pembangunan ini menjadi langkah konkret dalam memulihkan ekosistem sosial masyarakat yang sempat terpuruk akibat bencana pada November 2025 lalu.

persen

Pembangunan Musala

Aceh Tamiang – Semangat gotong royong warga di Kabupaten Aceh Tamiang berhasil memulihkan akses ibadah pascabencana banjir dan tanah longsor.

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bersama Baitulmaal Muamalat (BMM) merampungkan pembangunan dua musala yang kini menjadi pusat kegiatan spiritual bagi 900 kepala keluarga di wilayah tersebut.

Dua fasilitas yang telah berdiri adalah Musala Al Fath di Desa Jamur Labu, Kecamatan Rantau, dan Musala Al Muamalah di Alur Hitam, Desa Serba, Kecamatan Bandar Pusaka.

Pembangunan ini menjadi langkah konkret dalam memulihkan ekosistem sosial masyarakat yang sempat terpuruk akibat bencana pada November 2025 lalu.

Direktur Eksekutif BMM, Tegar Sangga Barkah, menjelaskan bahwa pendanaan proyek ini berasal dari dana zakat perusahaan serta infak nasabah yang dihimpun melalui aplikasi mobile banking Muamalat DIN. Ia menekankan pentingnya kehadiran fasilitas ini sebagai ruang pemulihan trauma dan pusat edukasi.

“Fasilitas ibadah turut terdampak bencana yang terjadi pada November 2025 lalu. Hadirnya dua musala ini tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan, pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak, serta aktivitas sosial masyarakat pascabencana,” ujar Tegar.

Keterlibatan aktif warga setempat dalam proses konstruksi menjadi kunci percepatan pembangunan.

Selain mempercepat penyelesaian fisik bangunan, kolaborasi ini dinilai berhasil mempererat rasa kebersamaan dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang ada.

Tegar menambahkan, apresiasi tinggi datang dari tokoh masyarakat dan warga setempat atas inisiatif tersebut.

Musala kini tidak lagi sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kebangkitan dan sarana silaturahmi untuk menguatkan kembali semangat warga pascabencana.

Ke depan, Bank Muamalat dan BMM berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi berkelanjutan bagi masyarakat yang tertimpa musibah.

Fokus pada aspek spiritual, sosial, dan kemanusiaan akan terus diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan umat yang lebih luas.

Rekomendasi