Pulau Punjung – Badan Keuangan Daerah (BKD) Dharmasraya menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini mencapai sekitar Rp176 miliar untuk memperkuat pembiayaan pembangunan dan kemandirian fiskal daerah. Angka tersebut meningkat dari target awal yang sebelumnya berada di kisaran Rp156 miliar.
Kepala BKD Dharmasraya, Marten Yunus, mengatakan realisasi PAD pada triwulan pertama juga menunjukkan capaian positif. Dari target sekitar Rp7,5 miliar lebih, penerimaan yang berhasil dihimpun menembus lebih dari Rp13 miliar.
“Pada 2026 ini kita yakin realisasi PAD bisa tercapai maksimal, bahkan diyakini melampaui target,” kata Marten, Selasa (5/5/2026).
Untuk mengejar target itu, BKD terus mendorong optimalisasi pungutan pajak dan retribusi daerah. Di saat yang sama, lembaga tersebut mempercepat pemanfaatan teknologi digital dalam sistem administrasi keuangan.
Marten menjelaskan, BKD juga memperkuat basis data wajib pajak agar lebih akurat dan terintegrasi. Upaya jemput bola ke lapangan pun dilakukan untuk memastikan potensi pendapatan daerah tidak terlewat.
Dengan data yang valid, BKD dapat memetakan sumber pendapatan yang belum tergarap maksimal sekaligus memperketat pengawasan terhadap kepatuhan wajib pajak. Langkah itu diambil untuk meminimalkan kebocoran penerimaan.
Digitalisasi layanan menjadi salah satu fokus utama dalam strategi meningkatkan PAD. Melalui pembayaran online dan aplikasi berbasis elektronik, masyarakat dapat bertransaksi lebih mudah, cepat, dan transparan.
BKD juga aktif menggelar sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pajak daerah bagi pembangunan. Marten berharap kesadaran publik terus meningkat sehingga partisipasi dalam membayar pajak ikut bertambah.
“Di sisi lain, inovasi dalam menggali sumber-sumber pendapatan baru terus dilakukan. Dari berbagai langkah tersebut, BKD optimistis target PAD dapat tercapai bahkan melampaui ekspektasi,” ujarnya.
Marten menambahkan, kenaikan PAD tidak hanya menjaga stabilitas keuangan daerah, tetapi juga memberi ruang lebih besar untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.





















