Yogyakarta – Bank Muamalat Indonesia kini tancap gas memperkuat penetrasi di segmen ritel dan usaha kecil menengah (UKM) guna menjaga resiliensi bisnis di tengah tantangan ekonomi global.
Strategi ini menjadi fokus utama dalam gelaran Synergy Roadshow 2026 yang diselenggarakan bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) di Yogyakarta, Jumat (24/7/2026).
Direktur Utama Bank Muamalat, Imam Teguh Saptono, menyatakan bahwa pihaknya tengah memacu optimisme tim untuk menghadapi semester kedua tahun ini.
“Kami mengidentifikasi peluang pertumbuhan di masing-masing daerah untuk meningkatkan kemampuan tim dalam menghadapi kondisi ekonomi yang menantang,” ujar Imam.
Langkah strategis tersebut membuahkan hasil positif pada kinerja keuangan perseroan hingga Maret 2026.
Pembiayaan Solusi Emas Hijrah tercatat melonjak hingga 11 kali lipat secara tahunan dengan nilai mencapai Rp1,7 triliun.
Sementara itu, penyaluran pembiayaan ke sektor UKM juga tumbuh signifikan sebesar 33 persen dengan nilai outstanding mencapai Rp3,1 triliun.
Imam menilai sektor UKM memiliki peran krusial sebagai penopang stabilitas ekonomi nasional sekaligus memiliki manajemen risiko yang baik.
Selain fokus pada ritel dan UKM, Bank Muamalat terus mempererat kolaborasi strategis dengan BPKH untuk mengoptimalkan ekosistem haji dan umrah.
Salah satu wujud nyata sinergi tersebut adalah peluncuran Kartu Haji Indonesia yang bertujuan meminimalisir penggunaan uang tunai bagi jemaah.
Digitalisasi layanan haji juga diperluas melalui fitur Bank Haji pada aplikasi mobile banking Muamalat DIN.
Fitur ini memungkinkan calon jemaah melakukan pendaftaran, pelunasan biaya haji, hingga pengecekan nilai manfaat secara praktis.
BPKH bahkan telah menunjuk Bank Muamalat sebagai salah satu bank syariah penyedia jasa layanan kustodian.
Imam menegaskan bahwa sinergi ini diharapkan mampu memperkuat peran ekonomi syariah dalam memberikan kemaslahatan bagi umat secara lebih luas.
Yogyakarta menjadi kota keempat dalam rangkaian roadshow ini setelah Jakarta, Surabaya, dan Bandung, dengan agenda selanjutnya di Makassar dan Medan.





















