Daftar Saham Tercuan hingga Terboncos Sepanjang Pekan Ini

persen

Daftar Saham Tercuan hingga Terboncos Sepanjang Pekan Ini

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan periode 7 hingga 11 September 2026 dengan performa negatif.

Pasar modal domestik mencatatkan pelemahan sebesar 1,43 persen sepanjang pekan tersebut.

Posisi indeks ditutup pada level 6.541,377, turun dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di angka 6.636,475.

Data yang dirilis Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (14/9/2026), menunjukkan bahwa kapitalisasi pasar turut tergerus seiring dengan tren pelemahan indeks.

Total kapitalisasi pasar BEI tercatat sebesar Rp11.446 triliun, atau menyusut 1,32 persen dari pekan sebelumnya yang mencapai Rp11.599 triliun.

Secara akumulatif, nilai kapitalisasi pasar di bursa domestik hilang sebanyak Rp153 triliun dalam kurun waktu lima hari perdagangan.

Meski indeks secara keseluruhan mengalami tekanan jual, sejumlah saham tetap mencatatkan lonjakan harga signifikan di tengah dinamika pasar.

PT SAP Express Tbk (SAPX) memimpin daftar saham dengan kenaikan tertinggi atau top gainers.

Saham SAPX mencatatkan penguatan sebesar 85,66 persen, sehingga ditutup pada harga Rp505 per saham.

Posisi kedua ditempati oleh PT MultiSpunindo Jaya Tbk (MSJA) yang menguat 83,33 persen menjadi Rp825 per saham.

Selanjutnya, PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) naik 50,46 persen ke level Rp820 per saham.

Daftar penguatan juga diikuti oleh PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) sebesar 47,92 persen ke harga Rp142 per saham.

PT Pool Advista Finance Tbk (POLA) mencatatkan kenaikan 43,40 persen menjadi Rp76 per saham.

Saham lainnya yang masuk dalam jajaran top gainers adalah PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) naik 40,11 persen, PT Martina Berto Tbk (MBTO) naik 33,33 persen, dan PT Soho Global Health Jaya Tbk (SOHO) naik 33,20 persen.

Melengkapi daftar tersebut, PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) menguat 31,53 persen dan PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) naik 29,00 persen.

Di sisi lain, tekanan pasar menyebabkan sejumlah emiten mengalami koreksi mendalam atau top losers.

PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) menjadi saham dengan penurunan terdalam, yakni sebesar 25 persen menjadi Rp224 per saham.

PT Olympus Strategic Indonesia Tbk (NATO) menyusul dengan pelemahan 18,58 persen ke posisi Rp1.030 per saham.

Saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) terkoreksi 15,38 persen menjadi Rp715 per saham.

PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) turut melemah 14,94 persen menjadi Rp296 per saham.

Koreksi juga dialami oleh PT MD Entertainment Tbk (FILM) sebesar 13,83 persen dan PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) sebesar 13,71 persen.

Emiten lainnya yang mencatatkan pelemahan signifikan meliputi PT Niramas Utama Tbk (JELI) turun 13,45 persen, PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) turun 12,39 persen, serta PT Perusahaan Terbatas Pollux Hotels Group Tbk (POLI) turun 12,32 persen.

Penurunan harga saham juga dialami oleh PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) dengan koreksi sebesar 12,16 persen menjadi Rp448 per saham.Daftar Saham Tercuan hingga Terboncos Sepanjang Pekan Ini

Rekomendasi

Tinggalkan komentar