Direksi Saratoga Borong Saham, Nilai Transaksi Tembus Rp3 Miliar

Jakarta – Tiga direktur PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) secara resmi menambah porsi kepemilikan saham mereka di emiten tersebut.

Aksi korporasi ini dilakukan sebagai bentuk realisasi dari program insentif jangka panjang yang diterapkan perusahaan milik Edwin Soeryadjaya dan Sandiaga Uno tersebut.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (3/7), transaksi tersebut telah diselesaikan pada Rabu (1/7).

Ketiga petinggi perusahaan tersebut menerima saham biasa yang dicatat sebagai kepemilikan langsung oleh masing-masing individu.

Direktur Devin Wirawan tercatat sebagai penerima tambahan saham dengan volume terbanyak dalam agenda ini.

Devin memperoleh tambahan sebanyak 834.700 lembar saham.

Dengan penambahan tersebut, total kepemilikan sahamnya meningkat dari 7.937.000 menjadi 8.771.700 saham.

Porsi hak suara Devin di perusahaan pun turut terdongkrak dari 0,058 persen menjadi 0,064 persen.

Transaksi tersebut dieksekusi pada harga Rp 1.560 per unit, sehingga total nilai saham yang diterima Devin mencapai Rp 1,3 miliar.

“Tujuan transaksi ini adalah pelaksanaan program insentif jangka panjang perseroan,” ujar Devin dalam laporannya pada Jumat (3/7).

Langkah serupa juga diambil oleh Direktur Lany Djuwita yang menambah kepemilikannya melalui skema yang sama.

Lany menerima tambahan sebanyak 806.200 lembar saham.

Kepemilikan saham Lany kini meningkat dari 6.334.500 menjadi 7.140.700 saham.

Peningkatan ini sekaligus mengerek hak suaranya di perusahaan dari 0,046 persen menjadi 0,052 persen.

Nilai pasar dari tambahan saham yang dikantongi Lany mencapai angka hampir Rp 1,26 miliar.

Secara proporsional, tambahan ini meningkatkan portofolio saham pribadi Lany sekitar 12,7 persen dibandingkan posisi sebelum transaksi.

Presiden Direktur SRTG, Michael WP Soeryadjaya, juga turut berpartisipasi dalam program insentif tersebut.

Michael mendapatkan tambahan 219.300 lembar saham.

Kepemilikan saham Michael meningkat dari 5.410.800 menjadi 5.630.100 saham.

Hak suaranya di perusahaan kini tercatat sebesar 0,041 persen, naik dari posisi sebelumnya yakni 0,039 persen.

Dengan harga pelaksanaan yang sama, nilai saham yang diterima Michael bernilai sekitar Rp 342,1 juta.

Penambahan ini mencatatkan kenaikan sebesar 4,1 persen pada portofolio saham pribadi milik Michael.

Secara akumulatif, ketiga direktur tersebut telah menyerap total 1.860.200 lembar saham baru.

Jika dikalkulasikan dengan harga pelaksanaan Rp 1.560 per unit, total nilai transaksi mencapai Rp 2,9 miliar.

Sebagai informasi, harga saham SRTG pada penutupan perdagangan BEI hari ini berada di level Rp 1.555 per lembar.

Angka tersebut mencatatkan kenaikan harian sebesar 1,63 persen atau 25 poin.

Namun, harga pasar saat ini masih berada sedikit di bawah harga pembelian yang dilakukan oleh para direktur pada Rabu lalu.

Program insentif jangka panjang ini menjadi instrumen perusahaan dalam menjaga loyalitas dan komitmen manajemen terhadap performa emiten dalam jangka panjang.

Rekomendasi

Tinggalkan komentar