Dukung UMKM Tembus Pasar Global, BRI Raih Penghargaan Niaga Werdhitama

Ikhwan Setiawan

Dukung UMKM Tembus Pasar Global, BRI Raih Penghargaan Niaga Werdhitama

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berhasil meraih penghargaan Niaga Werdhitama kategori Industry Trade Development Partner dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perdagangan Kementerian Perdagangan.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi aktif perbankan pelat merah itu dalam meningkatkan kompetensi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta dukungannya terhadap promosi ekspor nasional.

Apresiasi ini diserahkan dalam rangkaian acara peluncuran Trade Corporate University dan Cetak Biru Pengembangan SDM Perdagangan Menuju Indonesia Emas 2045 yang berlangsung di Auditorium Gedung Utama Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026).

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyatakan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan bagi perseroan untuk terus memperkuat peran strategis dalam pengembangan kapasitas pelaku usaha di Indonesia.

Menurutnya, pengembangan sektor UMKM tidak boleh hanya berhenti pada pemberian akses pembiayaan semata.

“Pengembangan UMKM tidak hanya berkaitan dengan akses pembiayaan, tetapi juga perlu diiringi dengan penguatan kemampuan usaha agar pelaku UMKM semakin siap menghadapi perubahan dan memperluas pasar,” ujar Dhanny dikutip dari keterangan resmi perusahaan, Senin (7/9/2026).

Upaya penguatan kapasitas tersebut diimplementasikan melalui payung program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dikenal dengan nama BRI Peduli.

Salah satu inisiatif unggulan dalam program tersebut adalah Pelatihan Ekspor yang dirancang untuk membekali pelaku usaha lokal dengan strategi memasuki pasar internasional.

Materi pelatihan yang diberikan mencakup berbagai aspek krusial, seperti riset pasar global, regulasi perdagangan internasional, penyusunan dokumen ekspor, hingga teknik pengemasan dan branding produk berstandar global.

Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2024, program tersebut tercatat telah memberikan pelatihan intensif kepada 120 pelaku UMKM yang tersebar di berbagai wilayah di Tanah Air.

Program ini bertujuan untuk membangun fondasi bisnis yang lebih kokoh bagi para pelaku usaha agar mampu bersaing secara kompetitif di kancah mancanegara.

Dhanny menegaskan bahwa peningkatan kapasitas merupakan elemen krusial bagi UMKM untuk bisa naik kelas dan beradaptasi dengan dinamika kebutuhan pasar global yang terus berubah.

Ke depan, BRI berkomitmen untuk terus menjalin kolaborasi erat dengan pemerintah serta berbagai institusi terkait guna memperluas jangkauan program pendampingan.

Pendekatan yang dilakukan akan tetap berfokus pada integrasi antara peningkatan kompetensi, pendampingan berkelanjutan, hingga fasilitasi pembukaan akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha kecil.

“Melalui kolaborasi dan program yang berkelanjutan, BRI berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mampu tumbuh, naik kelas, dan berkontribusi terhadap penguatan ekonomi nasional,” tambah Dhanny.

Inisiatif pengembangan ini merupakan bagian dari visi jangka panjang BRI dalam mendukung ekosistem bisnis yang berkelanjutan bagi UMKM di Indonesia.

Dengan dukungan teknis dan manajerial yang tepat, diharapkan produk-produk lokal dapat memiliki daya saing yang lebih tinggi serta mampu menembus pasar internasional secara konsisten.

Rekomendasi

Tinggalkan komentar