Jakarta – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan kenaikan signifikan pada perdagangan hari ini, Sabtu (22/8/2026).
Peningkatan nilai jual ini terjadi di tengah dinamika pasar komoditas global yang sedang mengalami tekanan.
Berdasarkan data resmi dari situs Logam Mulia, harga emas batangan untuk pecahan satu gram kini dipatok sebesar Rp 2.740.000.
Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar Rp 15.000 dibandingkan harga pada hari sebelumnya, Jumat (21/8/2026), yang berada di level Rp 2.725.000 per gram.
Tren kenaikan harga jual ini juga diikuti oleh harga buyback atau harga pembelian kembali oleh pihak Antam.
Saat ini, harga buyback ditetapkan pada level Rp 2.600.000 per gram.
Nominal tersebut mengalami peningkatan sebesar Rp 15.000 dari posisi harga sehari sebelumnya yang tercatat di angka Rp 2.585.000 per gram.
Fluktuasi harga ini mencerminkan respons pasar terhadap berbagai sentimen ekonomi global yang memengaruhi daya tarik logam mulia sebagai instrumen investasi.
Selain perubahan harga pada pecahan satu gram, pihak Logam Mulia juga merinci daftar harga untuk berbagai ukuran berat lainnya yang tersedia untuk masyarakat.
Harga emas ukuran 0,5 gram saat ini dijual seharga Rp 1.420.000.
Untuk pecahan yang lebih besar, harga emas 5 gram dipatok Rp 13.475.000, sementara untuk ukuran 10 gram mencapai Rp 26.895.000.
Kebutuhan investor untuk ukuran menengah hingga besar juga mengalami penyesuaian harga yang serupa.
Emas batangan seberat 25 gram kini dihargai Rp 67.112.000, sedangkan untuk ukuran 50 gram dibanderol Rp 134.145.000.
Bagi investor yang melirik ukuran lebih besar, emas seberat 100 gram kini bernilai Rp 268.212.000.
Pecahan besar seperti 250 gram ditawarkan seharga Rp 670.265.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp 1.340.320.000.
Adapun untuk emas batangan dengan berat maksimal yaitu 1.000 gram, harga yang dipatok adalah Rp 2.680.600.000.
Perlu dicatat bahwa seluruh daftar harga tersebut belum termasuk perhitungan pajak yang berlaku.
Manajemen Logam Mulia menegaskan bahwa terdapat perbedaan harga per gram pada setiap ukuran berat batangan yang dijual.
Perbedaan harga ini dipicu oleh biaya tambahan yang dibebankan pada proses pencetakan emas fisik.
Akibat biaya cetak tersebut, harga per gram untuk emas batangan berukuran kecil cenderung lebih mahal dibandingkan dengan emas batangan berukuran besar.
Standar harga yang umum digunakan oleh pelaku bisnis emas biasanya merujuk pada harga per gram dari emas batangan ukuran 1 kilogram.
Kenaikan harga ini terjadi di tengah ketidakpastian pasar internasional, termasuk isu geopolitik yang memengaruhi harga komoditas lain seperti minyak dunia.
Para investor diharapkan untuk terus memantau perkembangan harga harian sebelum melakukan transaksi pembelian atau penjualan.



















