Komisi I DPR RI Dorong Percepatan Infrastruktur Digital Banten

persen

A low-angle shot of a tall metal communications tower with multiple antennas against a clear blue sky.
Photo by Edouard Matte on Pexels

Tangerang – Kesenjangan akses internet di wilayah Banten Selatan menjadi perhatian serius Komisi I DPR RI. Masih banyaknya titik blank spot di wilayah tersebut dinilai menghambat laju ekonomi digital dan akses layanan publik bagi masyarakat setempat.

Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menekankan bahwa pemerintah harus segera membenahi infrastruktur telekomunikasi di daerah yang tertinggal. Menurutnya, disparitas fasilitas digital antarwilayah di Banten saat ini masih cukup mencolok.

“Yang pertama membahas dulu adanya kesenjangan antara daerah-daerah baik kabupaten kota di wilayah Banten. Begitu juga wilayah Banten Selatan itu masih terkendala dengan masalah-masalah banyaknya blank spot, juga masih ada kekurangan misalnya fasilitas yang harus disediakan,” ujar TB Hasanuddin usai pertemuan di Tangerang Selatan, Selasa (2/6/2026).

Politisi PDI-Perjuangan ini menambahkan, keterbatasan akses digital berdampak domino terhadap sektor pendidikan hingga pengembangan UMKM. Tanpa konektivitas yang memadai, masyarakat akan kesulitan bersaing dalam ekosistem ekonomi digital nasional.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi I DPR RI turut mendesak BAKTI Komdigi untuk memaparkan strategi konkret dalam mengatasi kendala infrastruktur. Pihaknya menuntut adanya percepatan program agar kualitas layanan konektivitas dapat dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Tadi disimpulkan akan ada kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan ini sehingga masyarakat tidak terhambat akibat kurangnya kemampuan dari penyelenggaraan masalah digital itu,” pungkasnya.

Rekomendasi