Padang Siapkan Hunian, Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang

persen

wako-padang-pastikan-warga-terdampak-bencana-sudah-terdata-sebagai-penerima-bantuan
Wako Padang Pastikan Warga Terdampak Bencana Sudah Terdata Sebagai Penerima Bantuan

Padang – Wali Kota Padang, Fadly Amran, memastikan warga terdampak banjir bandang di Pasar Lalang, Kuranji, terdata sebagai penerima bantuan.

Fadly Amran turun langsung meninjau lokasi gotong royong pembersihan material banjir oleh ASN Pemko Padang dan relawan, Sabtu (10/1/2026).

Bantuan perbaikan rumah akan diberikan dengan besaran berbeda sesuai tingkat kerusakan.

“Bantuan hingga Rp60 juta untuk kategori rusak berat, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp15 juta untuk rusak ringan,” ujar Fadly Amran kepada warga terdampak luapan Batang Kuranji.

Pemko Padang akan menetapkan zona merah di beberapa kecamatan terdampak, terutama di sepanjang aliran sungai.

Langkah ini untuk meminimalisir risiko korban jiwa di masa depan.

Penetapan zona merah akan dilakukan transparan dengan melibatkan ahli agar memiliki landasan hukum dan ilmiah yang kuat.

Solusi bagi warga terdampak telah disiapkan, mulai dari menempati hunian sementara (Huntara) hingga pembangunan hunian tetap (Huntap) di tiga lokasi strategis.

Kawasan Balai Gadang dan Simpang Haru disiapkan untuk menampung sekitar 230 unit rumah.

Sementara di kawasan Pauh, Pemko Padang menyiapkan lahan seluas 4 hektar yang diproyeksikan mampu menampung hingga 500 unit rumah.

“Jadi tolong didiskusikan lagi di keluarga. Kalau memang mau ambil Huntap yang akan kita bangunkan, rumah di sini tidak boleh lagi ada bangunan. Kalau untuk kebun silahkan,” kata Fadly Amran.

Skema bantuan finansial dari pusat juga mulai disalurkan.

Bantuan tersebut meliputi Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp500.000 per bulan dari BNPB untuk biaya sewa rumah.

Bantuan sosial dari Kemensos meliputi biaya hidup, uang dapur, serta kebutuhan pendidikan anak-anak terdampak yang dijadwalkan cair dalam waktu dekat.

“Jadi tolong Pak Lurah dan Camat pastikan warga kita yang terdampak di sini sudah terdata semua,” tegas Fadly Amran.

Dalam kegiatan tersebut, alat berat diturunkan untuk memperbaiki aliran Sungai Batang Kuranji, guna meminimalisir luapan air saat hujan deras.

Rekomendasi