Jakarta – Pemerintah membuka rekrutmen besar-besaran untuk 30 ribu posisi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Para manajer ini akan berstatus sebagai pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan rekrutmen ini merupakan bagian dari upaya penguatan koperasi desa secara nasional. “30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, yang akan menjadi pegawai BUMN dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu di bawah Agrinas Pangan Nusantara,” ujar Zulkifli Hasan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/4).
Langkah ini sejalan dengan percepatan pembentukan Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Pemerintah menargetkan pembentukan lebih dari 30 ribu unit koperasi desa pada Juni-Juli 2026.
Untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) tersebut, pemerintah melalui Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) SDM Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) membuka rekrutmen bertahap. Tahap awal menyediakan 35.476 formasi, terdiri dari 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih dan 5.476 pengelola KNMP.
Posisi pengelola kampung nelayan juga akan diisi sebagai pegawai BUMN di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara dengan skema PKWT. Seluruh tenaga yang direkrut akan menjalani penugasan awal di BUMN selama dua tahun sebelum terlibat langsung dalam operasional koperasi.
“Rekrutmen sebagaimana dimaksud akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama akan dibuka sebanyak 35.476 formasi, totalnya nanti sekitar 80 ribu,” jelasnya.
Pendaftaran dibuka mulai 15 April hingga 24 April 2026 melalui kanal resmi phtc.panselnas.go.id. Seleksi ini terbuka bagi lulusan D3, D4, hingga S1 dari semua jurusan, dengan batas usia maksimal 35 tahun dan IPK minimal 2,75.
Zulkifli Hasan menekankan proses rekrutmen dilakukan secara transparan dan tanpa biaya.
Jakarta – Pemerintah membuka rekrutmen besar-besaran untuk 30 ribu posisi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Para manajer ini akan berstatus sebagai pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan bahwa rekrutmen ini merupakan bagian dari upaya penguatan koperasi desa secara nasional. Kebutuhan sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas dalam pengembangan Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
“30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan menjadi pegawai BUMN dengan skema PKWT di bawah Agrinas Pangan Nusantara,” ujar Zulkifli Hasan dalam konferensi pers di Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Rabu (15/4).
Pemerintah menargetkan pembentukan lebih dari 30 ribu unit koperasi desa pada Juni-Juli 2026. Untuk memenuhi kebutuhan SDM tersebut, Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) SDM Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) membuka rekrutmen secara bertahap.
Tahap awal rekrutmen menyediakan 35.476 formasi. Formasi ini mencakup 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih dan 5.476 pengelola KNMP. Posisi pengelola kampung nelayan juga akan diisi sebagai pegawai BUMN.



















