Prabowo Bentuk Satgas Khusus untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Nasional

persen

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi. Pembentukan lembaga khusus ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 4 Tahun 2026 yang berlaku sejak 11 Maret 2026.

Langkah ini diambil sebagai upaya akselerasi program pemerintah dalam mewujudkan visi Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045, khususnya pada aspek penguatan ekonomi kerakyatan. Satgas ini dibentuk untuk memastikan seluruh program prioritas berjalan lebih cepat, terarah, dan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Berdasarkan aturan tersebut, Satgas berada langsung di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. Tugas utamanya mencakup koordinasi percepatan pelaksanaan berbagai kebijakan, mulai dari Paket Ekonomi, Stimulus Ekonomi, hingga program-program prioritas di kementerian dan lembaga terkait.

Selain melakukan monitoring dan evaluasi terhadap realisasi anggaran, Satgas juga bertugas menetapkan langkah strategis yang kolaboratif serta sigap dalam menyelesaikan berbagai hambatan di lapangan. Satgas juga memiliki wewenang untuk melaksanakan arahan khusus lainnya dari Presiden.

Untuk memastikan efektivitas kerja, posisi Ketua I Satgas dijabat oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Ketua II oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Kepemimpinan mereka didukung oleh tiga wakil ketua, yakni Menteri Keuangan, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, serta Menteri PPN/Kepala Bappenas.

Keanggotaan Satgas ini melibatkan lintas kementerian dan lembaga strategis. Mulai dari jajaran menteri bidang ekonomi, industri, hingga instansi penegak hukum dan badan khusus seperti Kapolri, Jaksa Agung, Kepala BPKP, hingga Kepala Badan Gizi Nasional dan Kepala Badan Pelaksana BP Danantara.

Dalam menjalankan tugasnya, Satgas diberikan mandat untuk membangun koordinasi lintas sektoral dengan pemerintah daerah di seluruh tingkatan, serta melibatkan seluruh pemangku kepentingan terkait. Dengan adanya koordinasi yang solid, pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dapat tercapai secara optimal.

Rekomendasi