Tangerang – Persebaya Surabaya berhasil menahan imbang tuan rumah Dewa United dengan skor 1-1 dalam laga lanjutan Super League 2025/26, Jumat (26/9). Hasil imbang ini didapatkan Bajul Ijo setelah melalui drama kartu merah dan gol penalti di menit-menit akhir pertandingan.
Tim tamu Persebaya, yang bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama, memaksa Dewa United berbagi angka berkat gol penalti dramatis dari Bruno Moreira di masa injury time babak kedua.
Pertandingan yang berlangsung di markas Dewa United ini berjalan cukup seimbang di paruh pertama. Tuan rumah Dewa United sempat menunjukkan dominasi dan menciptakan beberapa peluang. Salah satunya dari sundulan Rafael Struick yang berhasil ditepis apik oleh kiper Persebaya, Ernando Ari. Gol indah Stefano Lilipaly melalui tendangan first time dari luar kotak penalti juga sempat dianulir wasit karena offside.
Petaka bagi Persebaya datang pada menit ke-38. Dejan Tumbas diganjar kartu merah langsung oleh wasit usai melakukan pelanggaran keras terhadap Taisei Marukawa. Alhasil, Persebaya harus bermain dengan sepuluh pemain sepanjang sisa pertandingan.
Bermain dengan keunggulan jumlah pemain, Dewa United akhirnya berhasil memecah kebuntuan di menit ke-70. Septian Bagaskara sukses menyambut umpan silang dari Brian Fatari dengan sundulan terarah ke tiang jauh, mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Namun, keunggulan Dewa United sirna di penghujung laga yang penuh drama. Tepatnya di menit 90+7, Arief Catur dilanggar oleh penjaga gawang Sonny Stevens di dalam kotak penalti.
Bruno Moreira yang maju sebagai eksekutor penalti pada menit 90+10, berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna, menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan mengamankan satu poin penting bagi Persebaya.
Dalam pertandingan ini, Dewa United menurunkan Sonny Stevens, Wahyu Prasetyo, Brian Fatari, Nick Kuipers, Edo Febriansah, Jaja, Alexis Messidoro, Taisei Marukawa, Egy Maulana Vikri, Stefano Lilipaly, dan Rafael Struick sebagai sebelas pemain pertama.
Sementara itu, starting XI Persebaya diisi oleh Ernando Ari, Arief Catur, Rachmat Irianto, Dime Dimov, Mikael Tata, Milos Raickovic, Dejan Tumbas, Paulo Gali, Francisco Rivera, Bruno Moreira, dan Mihailo Perovic.

























