BI Rate Statis, Apindo Soroti Dampak ke Sektor Usaha
Nov. 20, 2025
Nov. 20, 2025
BI mempertahankan suku bunga 4,75% untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Apindo pun memberikan tanggapan.
PT Pos Indonesia gagal memenuhi kewajiban pembayaran bunga obligasi senilai Rp 11,75 miliar akibat tekanan likuiditas jangka pendek. Perusahaan kini tengah melakukan restrukturisasi keuangan dan mengoptimalkan arus kas untuk menjaga keberlangsungan operasional serta menyelesaikan kewajiban.

Bursa saham Asia melemah di tengah kekhawatiran investor terhadap kenaikan harga minyak dunia yang menembus US$ 101,65 per barel. Lonjakan harga energi ini dipicu oleh ancaman badai di Amerika Utara serta meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Saham GOTO kembali diburu investor hingga menguat 6,9 persen setelah dinilai memiliki valuasi yang atraktif. Penguatan ini didorong oleh kinerja bisnis fintech yang mencatatkan pertumbuhan signifikan serta rencana strategis buyback saham untuk menyeimbangkan tekanan pasar.

Sentimen positif dari pasar global memicu optimisme investor, dengan MNC Sekuritas memproyeksikan yield Surat Utang Negara (SUN) tenor 10 tahun bergerak di kisaran 7,10% hingga 7,25% hari ini. Penguatan Wall Street menjadi katalis utama yang menjaga stabilitas pasar obligasi domestik.

