Bursa Wall Street ditutup melemah setelah The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin. Langkah ini memicu kekhawatiran pasar akan tekanan inflasi yang persisten serta potensi perlambatan ekonomi ke depan.

Wall Street Merosot Usai The Fed Naikkan Suku Bunga Perdana
IHSG diprediksi menghadapi tekanan dan volatilitas tinggi dalam jangka pendek menyusul kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 bps. Investor disarankan untuk tetap waspada dan selektif memilih emiten berfundamental kuat di tengah ketidakpastian pasar global.

IHSG Berpotensi Tertekan Akibat Kenaikan Suku Bunga The Fed
PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) melakukan transformasi bisnis besar-besaran dengan beralih dari sektor interior menjadi operator data center berbasis AI. Perusahaan menargetkan kapasitas hingga 102 MW di Jawa Tengah dan Jawa Barat dengan proyeksi EBITDA mencapai US$ 1 juta per MW.

NexAI Beralih ke Bisnis Data Center, Incar EBITDA US$ 1 Juta
IHSG kembali melemah selama enam hari berturut-turut ke level 6.436,85 akibat tekanan jual bersih investor asing sebesar Rp 624,72 miliar. Aksi lepas saham investor asing terutama menyasar saham berkapitalisasi besar di tengah ketidakpastian kebijakan suku bunga The Fed dan harga minyak global.

















