IHSG menguat
BRPT, SCMA, BRIS, BBRI Dorong IHSG Menguat
Sep. 24, 2025
Mei. 29, 2026
Sejumlah saham konglomerat Indonesia seperti BREN, RAJA, dan EMAS memimpin penguatan IHSG sesi I dengan kenaikan signifikan.
Mei. 25, 2026
IHSG diprediksi menguat terbatas pekan ini dengan volatilitas tinggi. Cermati saham MDKA, ULTJ, dan BTPN untuk potensi rebound teknikal.
Okt. 6, 2025
IHSG diproyeksi melanjutkan penguatan pada perdagangan pekan depan, didukung penguatan rupiah, stimulus pemerintah, dan data ekonomi positif.
Sep. 29, 2025
IHSG diprediksi menguat didorong optimisme pelonggaran The Fed dan kesepakatan dagang RI-Uni Eropa hingga cukai rokok juga meningkatkan kepercayaan investor.
Sep. 24, 2025
Indeks Bisnis-27 menguat 0,19% ke 532,57 didorong saham BRPT, SCMA, BRIS, dan BBRI.
Sep. 2, 2025
Total transaksi saham di BEI pada Selasa (2/9/2025) tercatat mencapai Rp16,37 triliun, dengan BBCA memimpin daftar top value sebesar Rp1,57 triliun.
IHSG melanjutkan reli selama sembilan hari berturut-turut dengan kenaikan 1,74 persen ke level 6.340,02. Penguatan ini didorong oleh aksi beli bersih investor asing yang memborong sejumlah saham unggulan, termasuk ANTM, PTRO, hingga sektor perbankan.

Jakarta – Pemerintah kini tengah mematangkan pembagian tugas lintas kementerian dalam revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 untuk ...

Populasi orangutan di Sumatra kini terancam punah dengan penurunan lebih dari 1.000 individu dalam satu dekade terakhir. Kerusakan habitat akibat bencana alam dan minimnya kawasan konservasi menjadi tantangan serius bagi kelangsungan hidup spesies langka ini.

Meskipun terdapat isu tata kelola terkait Danantara, saham emiten BUMN dengan fundamental kuat tetap diproyeksikan menjadi penggerak utama IHSG. Investor disarankan melirik sektor perbankan, telekomunikasi, hingga energi yang memiliki prospek pertumbuhan laba dan arus kas yang solid.






