Mentawai
Mentawai Bidik Tuan Rumah Lima Cabang Olahraga Porprov
Jan. 11, 2026
ADEM: Mentawai Raih Pendidikan Berkualitas di Padang
Nov. 20, 2025
Jun. 9, 2026
Mentawai – Cuaca ekstrem di perairan Kepulauan Mentawai memaksa tim SAR gabungan menghentikan sementara pencarian terhadap Jajanggi (48), seorang pria yang dilaporkan hilang setelah perahu
Jan. 11, 2026
Mentawai – Kabupaten Kepulauan Mentawai menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah beberapa cabang olahraga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI Tahun 2026. Kesiapan ini
Des. 7, 2025
Lampung – Sebuah kapal tongkang bernama RON MAS 69 terdampar di Pantai Tanjung Setia, Pesisir Barat, Lampung, sejak 6 November 2025. Kapal tersebut membawa muatan
Nov. 20, 2025
Padang – Puluhan anak dari Kepulauan Mentawai berkesempatan mengenyam pendidikan di SMA favorit di Kota Padang melalui Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) 3T. Gubernur Sumatera
Nov. 19, 2025
Mentawai – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai meluncurkan Kamus Bahasa Mentawai dan Buku Cerita Rakyat Mentawai. Peluncuran berlangsung di Aula Bappeda Tuapejat, Senin (17/11/2025). Bupati Mentawai,
Nov. 10, 2025
Padang – Institut Teknologi Bandung (ITB) akan meningkatkan kompetensi guru matematika, kimia, dan fisika di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Program pengabdian masyarakat ini mendapat sambutan
Tren dual listing emiten Indonesia diprediksi terus berlanjut guna memperluas basis investor global dan meningkatkan transparansi valuasi. Meski berpotensi mendongkrak reputasi, investor disarankan tetap mencermati fundamental perusahaan dan struktur transaksi agar tidak terjebak risiko dilusi.

Harga emas dunia kini berada dalam tekanan akibat lonjakan imbal hasil US Treasury yang menembus 5 persen. Meski demikian, prospek jangka panjang hingga akhir 2026 dinilai tetap cerah seiring ketidakpastian geopolitik yang berpotensi mendorong harga kembali menguat.

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah terus memicu kenaikan harga minyak mentah dunia akibat terhambatnya distribusi energi global. Meski saat ini berada di level tinggi, harga diprediksi akan terkoreksi signifikan menuju US$60-US$65 per barel jika konflik mereda dan pasokan kembali normal.

Wall Street melemah akibat lonjakan harga minyak mentah yang dipicu ketegangan geopolitik serta kenaikan yield Treasury AS yang menembus level 5%. Pasar juga masih mencermati ketidakpastian sektor teknologi di tengah kekhawatiran inflasi dan kebijakan suku bunga ketat.






