Bursa Efek Indonesia berencana menghapus batas minimum harga saham Rp50 atau saham gocap mulai akhir September 2026. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan likuiditas dan efisiensi pasar dengan memungkinkan harga saham diperdagangkan mulai dari Rp1 per lembar.
IHSG ditutup menguat 0,6 persen ke level 6.564 pada sesi pertama perdagangan hari ini. Penguatan ini didorong oleh sektor perindustrian dan energi, dengan saham ESSA, PTBA, dan BUMI mencatatkan kenaikan signifikan sebagai top gainers.
Bursa Efek Indonesia berencana menurunkan batas minimum harga saham dari Rp50 menjadi Rp1. Kebijakan ini akan mengubah dinamika perdagangan emiten saham gocap seperti GOTO, DADA, dan BTEL dengan mekanisme pasar yang lebih fleksibel, namun investor diminta tetap waspada terhadap risiko spekulasi.
IHSG melonjak 1,68 persen ke level 6.501,58 didorong oleh penguatan seluruh sektor di bursa. Saham MBMA, AMMN, dan HRTA memimpin daftar top gainers di tengah optimisme investor yang kembali menguat.
BEI terapkan Liquidity Provider saham untuk tingkatkan likuiditas, Phintraco Sekuritas jadi pelaku pertama. Fokus pada 5 saham untuk efisiensi perdagangan.
IHSG turun 0,17% dalam sepekan, kapitalisasi pasar BEI menyusut 0,57% menjadi Rp14.130 triliun, dengan transaksi harian naik 7,6% menjadi Rp19,42 triliun.
IHSG diprediksi bergerak volatil sepanjang pekan ini akibat sentimen pertemuan FOMC dan rebalancing indeks FTSE. Investor disarankan tetap cermat dalam menempatkan modal di tengah dinamika kebijakan moneter global dan potensi penyesuaian bobot saham yang memengaruhi pasar.
IHSG Berpotensi Bergerak Volatil, Simak Sentimen Penggerak Pasar Pekan Ini
Pefindo kembali mempertahankan peringkat idAAA untuk Obligasi Terkait Keberlanjutan I Tahun 2025 milik PT Pollux Hotels Group Tbk senilai Rp500 miliar. Predikat tertinggi ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga kinerja keuangan dan kemampuan memenuhi kewajiban kepada para investor.
Pefindo Pertahankan Peringkat idAAA untuk Obligasi Pollux Hotels Rp500 Miliar
Sektor industri baja nasional diproyeksikan terus pulih hingga 2027 seiring penguatan harga global. Meski fundamental emiten membaik, pelaku pasar tetap disarankan mencermati risiko impor dan volatilitas sebelum mengambil keputusan investasi pada saham sektor ini.
Menakar Prospek dan Rekomendasi Saham Emiten Baja di Pasar Global
IHSG diprediksi mengalami rebound terbatas pada awal pekan ini di tengah sikap waspada investor terhadap kebijakan suku bunga The Fed. Pelaku pasar kini mencermati hasil pertemuan FOMC serta pergerakan sektor komoditas sebagai penentu arah indeks ke depan.
IHSG Berpeluang Rebound Terbatas, Investor Cermati Kebijakan FOMC Pekan Ini