saham PTRO
IHSG Menguat di Awal Sesi, Saham Unggulan Berjaya
Sep. 17, 2025
Sep. 21, 2026
PT Petrosea Tbk (PTRO) mencatatkan lonjakan laba bersih 902,5% dan pendapatan 59% pada semester I-2026. Meski kinerja operasional tumbuh positif, analis menyarankan investor untuk tetap mencermati faktor non-operasional dan menerapkan strategi buy on weakness di kisaran harga Rp5.200 hingga Rp5.400.
Jul. 25, 2026
Sinergi strategis antara SINI dan PTRO melalui kontrak tambang senilai Rp57,05 triliun di Kalimantan menjadi katalis positif bagi kedua emiten. Kolaborasi ini memperkuat posisi SINI sebagai perusahaan tambang terintegrasi sekaligus memperdalam kemitraan bisnis Prajogo Pangestu dan Happy Hapsoro.
Jul. 24, 2026
PT Singaraja Putra Tbk (SINI) resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Petrosea Tbk untuk jasa pertambangan di Kalimantan Tengah. Kerja sama jangka panjang ini diproyeksikan mampu menghasilkan pendapatan hingga Rp 57 triliun bagi SINI selama masa kontrak.
Nov. 16, 2025
Saham MORA, BUMI, dan BRPT terpantau memuncaki top leaders yang menopang pergerakan IHSG sepanjang pekan ini periode 10 hingga 14 November 2025.
Sep. 17, 2025
IHSG dibuka menguat 0,10% ke 7.965,64 dengan saham PTRO, BBRI, dan TOBA bergerak bullish. Investor menanti keputusan BI Rate dan data inflasi Inggris.
Pemerintah akan mulai memberlakukan pemungutan PPh Pasal 22 sebesar 0,5 persen pada transaksi marketplace mulai 1 November 2026. Ekonom mengingatkan pentingnya sistem otomatis agar kebijakan ini tidak menggerus margin keuntungan pelaku UMKM dan memicu kenaikan harga produk.

Pergerakan CDS Indonesia diprediksi tetap terkendali hingga akhir 2026 seiring membaiknya sentimen pasar. Meski demikian, investor tetap mewaspadai risiko fiskal dan kebijakan pemerintah yang dapat memengaruhi premi risiko di tengah kondisi global yang masih rapuh.

Kementerian ESDM resmi merevisi formula Harga Patokan Mineral (HPM) nikel dengan menurunkan faktor koreksi bijih limonit. Kebijakan ini dinilai strategis dalam menyelaraskan harga pasar dan memberikan dampak bagi emiten seperti MBMA, NCKL, INCO, serta ANTM.

PT Petrosea Tbk (PTRO) mencatatkan lonjakan laba bersih 902,5% dan pendapatan 59% pada semester I-2026. Meski kinerja operasional tumbuh positif, analis menyarankan investor untuk tetap mencermati faktor non-operasional dan menerapkan strategi buy on weakness di kisaran harga Rp5.200 hingga Rp5.400.





